Header Ads

Petunjuk Pemberian Makanan Pemicu Alergi pada Anak


Maaf ya fotonya alakadar aja. Maklum ambilnya buru-buru. Tapi kan yang penting ilmunya, iya khaaaaaannnn.

Ternyata ada banyak makanan pemicu alergi bagi anak yang baru memulai MPASI yang selama ini kurang disadari oleh orang tuanya, termasuk aku. Malah baru tahu sekarang setelah bergelut dengan alerginya Byan selama labih dari setahun. Pemberian makanan pemicu alergi ini ada waktunya lho, untuk mengurangi dampak alerginya. Kan makin besar usia anak, sistem pencernaan dan metabolisme tubuhnya semakin matang. Inilah beberapa makanan pemicu alergi yang sebaiknya diberikan pada anak dengan usia tertentu.

Diperkenalkan mulai umur 6 bulan
Makanan yang tidak terlalu beresiko mengakibatkan alergi : wortel, pear, beras, apel dan prune
Makanan yang biasanya dapat ditoleransi namun kadang-kadang menimbulkan alergi : gandum, barley (biji-bijian sejenis gandum), pisang, cherry, peach, plum, lobak, daging sapi, daging domba, daging ayam, brokoli, bayam, kol, jagung (dan minyak jagung), kentang

Diperkenalkan mulai umur 9 bulan 
Makanan yang biasanya menimbulkan alergi : strawberry dan raspberry, ikan, tumbuhan polong (kedelai, kacang-kacangan), kuning telur

Diperkenalkan mulai umur 1 tahun
Makanan yang biasanya tinggi kadar alergennya : susu sapi, kacang, putih telur, makanan laut (kepiting, udang, kerang)

Sebagai tambahan ya moms, ada hal-hal penting yang harus diketahui orang tua mengenai pola makan anak.
  • Pemberian ASI eksklusif pada enam bulan pertama akan memberikan perlindungan ideal.
  • Makanan padat harus diperkenalkan pada usia enam bulan.
  • Hindari makanan yang beresiko alergi tinggi pada tahun pertama.
  • Tambahkan hanya satu jenis makanan baru per minggunya sehingga makanan yang tidak dapat ditoleransi dengan baik dapat dikenali dan dihindarkan.
Hmmm setelah baca-baca ternyata aku masih banyak melakukan kesalahan saat memulai MPASI Byan. Maafkan bunda ya nak.

Semoga bermanfaat ya buibuuu. 


No comments