Header Ads

Perut Gatal saat Hamil? Cobalah beberapa tips ini.

Pernahkah mengalami hal ini? Kata orang-orang tua dulu sih bayinya lagi tumbuh rambut, hehe. Sebenarnya rasa gatal yang dialami oleh ibu hamil disaat perut mulai membesar disebabkan oleh peregangan kulit yang terjadi. Ditambah lagi dengan jenis kulit yang cenderung kering, duh gatalnya pasti bakalan lebih parah.

Aku mengalami ini pada kehamilan pertama dan kedua. Dikehamilan pertama aku mulai merasakan gatal saat usia kandungan memasuki usia 6 bulan, dan dikehamilan kedua saat memasuki usia 8 bulan. Mungkin dikehamilan kedua ini kulit perutku sudah lebih elastis karena sudah pernah hamil sebelumnya. Gatal yang aku rasakan sampai membuat kulit perutku bruntusan dan berdarah karena tergores saat digaruk. Takut menimbulkan bekas, aku mencoba mencari cara agar masalah ini bisa diatasi secepatnya. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa gatal yang terjadi saat hamil.

Jangan lupakan mandi
Jagalah kebersihan tubuh selama masa kehamilan. Bukan hanya disaat gatal saja, tapi sudah sepantasnyalah ibu hamil memperhatikan kebersihan tubuhnya. Jangan mentang-mentang lagi hamil dan malas bergerak karena berat, urusan mandi jadi terabaikan.  Semakin jarang mandi, maka tubuh juga  akan semakin kotor yang menyebabkan perut semakin gatal. Mandi dua kali sehari sangat membantu untuk menghilangkan kuman-kuman yang melekat ditubuh. 

Jangan terlalu banyak berkeringat
Merasa kegerahan saat hamil sudah merupakan hal yang wajar. Keringat selalu bercucuran walaupun cuaca tidak begitu panas. Tubuh yang dibasahi oleh keringat semakin memancing rasa gatal pada perut, bahkan bagian lain juga akan terasa gatal. Cobalah meredam rasa gerah dengan menyalakan AC atau kipas angin. Jika baju terlanjur basah karena keringat, gantilah. Gunakan baju longgar dengan bahan adem yang menyerap keringat. 

Oleskan minyak zaitun

Minyak zaitun yang dimaksud disini adalah minyak zaitun murni, bukan untuk kosmetik. Oleskan sesering mungkin agar kulit perut tetap lembab. Cara ini cukup ampuh untuk menngurangi rasa gatal yang menggangu. Selain itu minyak zaitun juga dipercaya bisa menghilangkan stretch marks yang sering menghantui ibu hamil.

Oleskan Aloe vera (merek Nature Republic)


Walaupun termasuk jenis kosmetik, tapi kandungan lidah buaya pada produk ini melebihi 90%. Fungsi utamanya adalah melembabkan kulit yang kering, jadi pas untuk dipakai saat merasa gatal di perut. Sensasinya juga aduhai, dingin seger, bikin nagih buat ngolesinnya. Biasanya aku mengoles aloe vera ini setelah mandi dan sebelum tidur.

Bio oil
Sumber : www.google.com

Salah seorang temanku menggunakan ini jika merasa gatal diperut saat hamil besar. Perutnya pun tetap mulus tanpa bekas apapun. Biasanya dia membeli bio oil ini di Mothercare. Aku pribadi sih belum pernah mencoba karena masih merasa cocok dengan minyak zaitun saat itu. Mungkin bisa menjadi pilihan lain untuk mengurangi rasa gatal diarea perut.

Minyak kelapa


Gunakanlah minyak kelapa murni dan terjamin keasliannya. Aku beruntung sekali karena mamaku di Padang membuatkan minyak kelapa ini sendiri dan mengirimkannya ke Jakarta. Jadi tidak perlu diragukan lagi keasliannya. Cara membuatnya tidak terlalu sulit, tapi waktu yang dibutuhkan sangat lama. Santan yang dihasilkan dari kelapa tua dimasak sampai menghasilkan minyak. Kata mamaku begitulah cara untuk mendapatkan minyak kelapa. Atau membeli secara online juga bisa. Telitilah sebelum membeli agar tidak tertipu membeli minyak kelapa yang abal-abal. Cara menggunakannya pun  sama yaitu dioles pada bagian perut yang gatal agar tetap lembab.

Begitulah cara-cara yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa gatal di perut saat hamil. Semoga bermanfaat :)



No comments