Header Ads

Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes


Siapa yang hobi kucek-kucek mata? Dikucek makin perih, tidak dikucek malah bikin risih. Rasanya gatal, panas, perih dan seperti ada benda asing yang terjebak di dalam mata. Bagian putih mata juga akan memerah seperti ada pembuluh darah halus yang membentuk garis-garis bercabang. Sudah ditiup berkali-kali, tetap juga benda asingnya tidak hilang. Mata sudah dibuka lebar-lebar didepan kaca dan kelopak mata ditarik-tarik sedemikian rupa, berharap si benda asing terlihat dan bisa diambil, tetap juga gagal. Akhirnya apa? Tetap juga mata dikucek-kucek terus dan hanya waktu yang bisa memulihkan segalanya.

Permasalahan sejuta umat ini juga sering aku alami setiap hari. Awalnya masih bisa ditangani dengan hal sederhana seperti memejamkan mata sesaat atau melihat warna hijau dari tanaman sekitar. Tapi semakin lama, aku semakin terganggu dan terkadang tidak ada waktu untuk melakukan hal itu lagi karena banyaknya pekerjaan yang mendesak. 

Sebagai generasi milenial yang mengandalkan search engine sebagai penolong pertama dalam hal mencari informasi, aku mendapatkan banyak penjelasan mengenai permasalahan mata yang sering kambuh ini.

Dikutip dari www.alodokter.com, 
mata merah disebabkan oleh 
pembuluh darah di dasar 
selaput putih (sklera) mata
 yang mengalami pembengkakan. 

Lebih lanjut dijelaskan juga bahwa ada dua hal yang menyebabkan mata merah yaitu :
  1. Konjungtivitas. Merupakan peradangan mata yang disebabkan oleh infeksi, alergi atau iritasi. Penyakit ini disebabkan oleh peradangan yang terjadi di konjungtivas, yaitu lapisan yang menutupi bola mata dan permukaan bagian dalam kelopak mata. Hal ini menyebabkan pembuluh darah pada mata membengkak yang membuat mata terlihat merah dan seakan-akan terasa kesat. Konjungtivitas akibat alergi memiliki gejala mata terasa gatal, berair, bengkak dan muncul setelah terpapar alergen (zat pemicu alergi). Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, gejala dapat disertai dengan bernanah, mata nyeri atau gatal, merah dan bengkak. Sedangkan jika disebabkan oleh infeksi virus, mata akan merah, gatal dan berair. 
  2. Mata kering. Sindrom mata kering terjadi ketika air mata tidak memproduksi cukup cairan mata, baik dari kuantitas maupun kualitas, atau terlalu banyak air mata yang menguap ke udara. Ini membuat mata kering dan teriritasi sehingga terlihat merah. Mata kering bisa dipicu oleh cuaca panas dan kering atau berangin, penggunaan lensa kontak secara terus menerus, sering terpapar sinar matahari, debu, menapouse, asap rokok, kekurangan vitamin A dan pola makan rendah omega 3. Gejala mata kering diantaranya adalah mata merah, mata terasa panas, mata seperti berair dan kering, penglihatan buram, dan mata cepat lelah.
Oke sekarang semuanya sudah jelas. 
Dari gejala-gejala yang ada,
kemungkinan besar masalah mata 
yang aku alami adalah mata kering. 

Tentu saja disebabkan oleh 
aktifitas keseharianku yang sering membuat 
mata sepet, pegel dan perih, 
sama dengan gejala mata kering 
yang telah dipaparkan sebelumnya. 

Jika dibiarkan dan tidak ditangani dengan tepat atau hanya mengandalkan kucekan tangan saja, tidak jarang berujung pada iritasi mata. Kenapa aku bisa menyimpulkan masalah mata yang kambuhan ini adalah sindrom mata kering? Inilah beberapa alasan yang sangat masuk akal.
  1. Mulai dari pagi hari,  berangkat kerja ke kantor yang jaraknya melebihi 20 km dan ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor roda dua membuat mata ini menjadi sasaran empuk serangan asap kendaraan. Jika bagian tubuh lain bisa dilindungi dengan cara menutupnya menggunakan sarung tangan, kaus kaki atau masker, tidak sama halnya dengan mata. Meskipun sudah menggunakan kaca mata saat berkendara, tetap saja akan ada celah untuk masuknya si asap-asap jahat yang berterbangan itu. Ditambah lagi saat berkendara dilarang keras untuk menutup mata dan harus melek hingga sampai ke tempat tujuan. Sudah jelas, rutinitas ini menjadi salah satu penyebab mata perih, mata lelah, mata pegel dan mata sepet yang sudah komplit sebagai gejala mata kering. Jika ada kerikil halus yang tersapu angin, dan sialnya ada satu saja yang masuk ke mata, maka kemungkinan besar iritasi juga akan terjadi.
    Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
    Mata kering karena asap kendaraan dan polusi

  2. Setiba dikantor, hembusan semeriwing AC sudah menyapu seluruh tubuh ini. Sudah tahu kan kalau AC menyebabkan udara didalam ruangan menjadi lebih kering karena kelembabannya yang menurun? Dilansir dari www.liputan6.com, efek paparan AC pada tubuh dapat membuat mata menjadi mudah iritasi. Nah benar kan, pantas saja selama ini aku sering bermasalah dengan mata. Kulit saja bisa kering dan pecah-pecah karena terlalu lama berada di dalam ruangan ber-AC, apalagi mata.                           
    Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
    Mata kering karena AC
                                                
  3. Lanjut lagi masuk ke ruangan kerja, setumpuk berkas sudah menanti dan data-datanya harus diolah menggunakan sistem informasi yang sudah terinstal di komputer. Hampir 8 jam aku berkutat dengan berkas dan menatap layar komputer setiap hari. Ditambah lagi dengan pengaruh AC, sangat wajar  rasanya jika aku mengalami mata sepet, mata pegal, mata lelah dan mata perih yang menjadi gejala mata kering
    Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
    Mata kering karena menatap layar komputer
                                                   
  4. Sepulang dari kantor dan berleha-leha di rumah sebagai cara untuk melepas kejenuhan selama bekerja, selalu aku isi dengan scroll berbagai media sosial di handphone atau begadang nonton drama korea. Jika ada inspirasi untuk menulis, maka laptop akan terbuka dan aku kembali menatap layar. Beruntungnya lagi, di rumah juga terpasang AC untuk memberikan kenyamanan, namun tanpa terpikirkan sebelumnya, itu semakin memicu terjadinya mata kering
    Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
    Mata kering karena menatap layar gadget
Ternyata ada fakta lain yang bikin bulu kuduk merinding.

Kucek-kucek mata yang selalu 
menjadi andalan saat mata kering atau iritasi, 
sangat tidak dianjurkan untuk dilakukan
dan pastinya berdampak buruk
bagi kesehatan mata itu sendiri. 

Bersumber dari www.hellosehat.com, inilah beberapa dampak jika sering mengucek mata.
  1. Infeksi mata. Tangan yang digunakan untuk mengucek mungkin saja dipenuhi bakteri dan parasit yang menyebabkan infeksi pada mata. Mata dilindungi oleh membran berlendir yang berfungsi untuk menjaga kelembaban mata. Tempat inilah yang disukai bakteri dan parasit sebagai tempat tinggal.
  2. Kantung mata hitam. Bukan hanya kelelahan dan kurang tidur yang menyebabkan kantung mata hitam. Mengucek mata ternyata juga bisa membuat kantung mata bertambah besar dan menghitam.
  3. Glukoma. Merupakan penyakit mata yang diakibatkan oleh rusaknya saraf mata. Bisa saja kebiasaan mengucek mata yang terlalu keras dan sering , menyebabkan adanya peningkatan tekanan pada mata dan menimbulkan kerusakan saraf mata.
  4. Kornea mata berubah bentuk. Istilah medisnya adalah keratoconus. Normalnya, kornea mata berbentuk seperti kubah dan kadang berubah menjadi seperti bentuk bola. Namun pada penderita keratoconus, sel-sel kornea rusak kemudian tidak bisa menahan bentuknya dan berubah seperti kerucut karena kornea yang menonjol keluar. Kondisi ini membuat penderitanya susah untuk melihat jika tidak menggunakan lensa atau kacamata. Keratoconus bisa disebabkan oleh kebiasaan mengucek mata yang terlalu sering.
Nah loh, jadi nyesal kan ngucek-ngucek mata terus? Lalu solusinya apa dong?  Masih setia dengan halaman www.hellodokter.com, aku lanjut scroll artikel tersebut. Disana dijelaskan cara yang benar untuk menghadapi mata kering bukanlah dengan menguceknya, ini hanya akan menambah iritasi menjadi lebih buruk, mata akan semakin gatal, merah dan sakit. Jadi cara yang aman untuk dilakukan adalah dengan menggunakan obat tetes mata. Hal serupa juga dituliskan dalam artikel terkait di www.alodokter.com, pemakaian obat tetes mata adalah salah satu bentuk pengobatan untuk meredakan mata merah dalam waktu singkat.

Khusus untuk mata merah 
disertai keluhan mata kering, 
air tetes mata buatan (artifical tears) 
adalah pilihan yang tepat.

Oke, aku cukupkan pencarian informasi ini sampai disini. Berbekal dari ilmu yang baru saja didapat, dengan yakin aku membeli obat tetes mata yang berfungsi layaknya air mata sungguhan dan mampu mengobati radang yang terjadi pada permukaan mata dan kelopak mata bagian dalam. Sesampainya di apotik, setelah bertanya kepada petugas jaga, ditawarkanlah INSTO Dry Eyes. Dari mereknya saja sudah tergambarkan apa fungsi utama dari obat tetes mata ini, yaitu mengobati mata kering. Tanpa pikir panjang karena cukup percaya dengan pilihan petugas apotik, aku langsung menuju kasir pembayaran dan sesegera mungkin meneteskannya ke mata yang sudah mulai tak bersahabat.

Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
Insto Dry Eyes, solusi untuk mata kering

Setelah diteteskan INSTO Dry Eyes, sensasi awal yang terasa adalah mata akan basah seperti dilumasi air mata sungguhan. Kemudian hawa segar mulai menyelimuti mata sampai pada akhirnya mata terasa nyaman kembali. Cairannya yang bening, sama sekali tidak menyulitkan pengguna saat meneteskannya, dan yang pasti terasa sangat nyaman saat digunakan.
Dilansir dari www.insto.co.id, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi munculnya gejala mata kering  yaitu :
  1. Jangan lupa berkedip secara teratur, terutama saat membaca buku atau menatap layar gadget.
  2. Tingkatkan kelembaban udara dalam ruangan. Salah satu contohnya adalah dengan menggunakan air humidifier dalam ruangan dengan AC yang menyala secara terus menerus. 
  3. Kenakan kacamata hitam saat berada di luar ruangan, terutama yang memiliki bingkai sampul untuk mengurangi paparan angin dan matahari.
  4. Minumlah 8-10 gelas air putih setiap hari untuk menghindari dehidrasi.
Selain 4 treatment tersebut, jika mata mulai menunjukkan gejala mata kering karena terlalu lama menatap layar gadget, biasanya aku meluangkan waktu 30 detik setelah satu jam penuh berhadapan dengan layar, untuk memalingkan pandangan sejenak dan melihat tanaman yang berwarna hijau, karena warna hijau tersebut mampu merelaksasi mata yang lelah. Jadi sebisa mungkin letakkanlah pot kecil dengan dedaunan hijau di sekitar meja kerja dan di rumah. Selain itu memejamkan mata selama 30 detik juga bisa menjadi pilihan lain untuk mengendorkan sarat mata yang mulai tegang sebelum melanjutkan aktifitas kembali.


Berhubung aku lebih sering mengalami mata kering dengan gejala mata sepet, mata pegel, mata lelah dan mata perih, INSTO Dry Eyes selalu tersedia di dalam tas dan di rumah. Aku sudah merasa sangat cocok dengan produk yang satu ini. Masalah mata kering sudah tidak lagi mengganggu aktifitas sehari-hari. Bahkan sampai sekarang pun, setelah aku memutuskan untuk resign dari pekerjaan kantor dan mengabdi penuh kepada keluarga tercinta, masalah mata kering yang dikira akan pergi jauh, ternyata tetap juga setia menemani keseharianku. Bagaimana tidak, walaupun tubuh ini sudah terhindar dari kontaminasi asap kendaraan yang nakal, tapi paparan layar handphone, layar tablet dan layar laptop tetap saja membuat mata kering. Sebagai ibu rumah tangga yang produktif, tentunya akan banyak kegiatan dan pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah, makanya tetap saja gadget-gadget itu sering digunakan. Di rumah pun AC juga selalu menyala 24 jam. Semakin kering kerontang deh mata ini. Untung saja ada INSTO Dry Eyes. Karena fungsinya sebagai air mata buatan, maka aman jika dipakai setiap penyakit mata kering kambuh. Bye mata kering!

Bukan hanya aku saja yang menjadi pengguna setia INSTO Dry Eyes ini, tapi suami juga. Awalnya beliau tidak terlalu tertarik dengan obat tetes mata yang sering aku bawa kemana-mana ini, tapi setelah mengalami mata kering parah saat mudik tahun lalu karena menyetir mobil selama lebih kurang 30 jam, terkagum-kagumlah beliau akan manfaat dari INSTO Dry Eyes yang aku teteskan (maklumlah, sebelumnya belum pernah sama sekali menggunakan obat tetes mata). Mata keringnya sembuh setelah beberapa saat diteteskan INSTO Dry Eyes. Akhirnya sampai sekarang jika gejala mata kering mulai kumat, yang dicari duluan ya INSTO Dry Eyes. Sekali lagi, Bye mata kering!

Sebagai informasi, INSTO memiliki dua jenis obat tetes mata dengan fungsi berbeda yaitu :
  1. INSTO Reguler. Mengandung bahan aktif yang dapat meredakan gejala iritasi ringan pada mata seperti mata merah, gatal, perih dan berair serta memiliki bahan aktif yang dapat membunuh bakteri. Tersedia dalam kemasan 7,5 ml dan 15 ml. 
    Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
    Insto Reguler
  2. INSTO Dry Eyes. Mengandung bahan aktif yang dapat mengatasi kekeringan pada mata dan dapat digunakan sebagai pelumas pada mata, serta juga memiliki bahan aktif yang dapat membunuh bakteri. Tersedia hanya dalam satu kemasan yaitu 7,5 ml.
    Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
    Insto Dry Eyes
INSTO tersedia hampir di semua apotik, supermarket dan minimarket, jadi gampang untuk ditemukan. Belinya tidak perlu jauh-jauh, di gang depan rumah juga ada, atau sambil jalan-jalan di mall juga bisa. Harganya pun sangat terjangkau, hanya belasan ribu rupiah untuk ukuran 7,5 ml. Jadi tidak perlu khawatir isi dompet akan terkuras.

Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
Insto Dry Eyes dan Insto Reguler tersedia di apotik dan toko obat terdekat

Atasi Mata Kering dengan INSTO Dry Eyes
Harga Insto Dry Eyes yang terjangkau

Mata kering mengganggu? INSTO Dry Eyes siap membantu.
Semoga bermanfaat :)

Referensi:
https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/gangguan-mata-dan-penglihatan/dampak-mengucek-mata/
http://insto.co.id/eyeducation/mata-merah-iritasi-atau-gejala-mata-kering
https://www.alodokter.com/mata-kering
https://www.alodokter.com/penyebab-mata-merah
https://www.liputan6.com/health/read/3653770/sudah-pakai-ac-masih-perlu-pasang-pelembap-udara


14 comments:

  1. Wuaaa sama banget ini. Aku kerja di depan layar laptop terus, plus masih pegang HP abis kerja. Insto memang paling ringan di mata ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba setujuuuuu 👍👍👍
      Insto memang membantu banget 😙

      Delete
  2. Tadi lg searching tentang insto dry eyes ini dan mampir di blog ini , wahh tulisannya menginspirasi sekali ya mba , gud luck ��

    ReplyDelete
  3. Kalau menang traktir ngemall ya mba ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Astagaaaaa kak raaaaaannn hahahahahaha aku baru ngeh 🤣🤣🤣🤣🤣
      Kocak sumpah 🤣🤣🤣
      Pantesan namanya rasa kenal, eh bener ternyata kak ran.
      Siiip traktir ngemol doang mah cincaiii 😘

      Delete
  4. Wah solusi banget buat mata. Saya juga dikantor pasti selalu sedia insto maklum kerja diruangan ac apalagi depan komputer bikin mata kering dan merah makanya buat mata gak main2 deh.

    ReplyDelete
  5. Insto juga penyelamat mataku kala burem kebangetan melanda. Sering baca via gadget bisa bikin mataku burem padahal udah pakai kacamata. Tapi, pas disiram ((DISIRAM)) insto malah membaik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama kita mba, mata kayak di refresh lagi, bening lagi.

      Delete
  6. baca artikel ini jadi pass banget pagi ini mataku lg kering banget..dan jadi beli insto di century

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan banget ya, hehe. Untung aja Insto gampang ditemukan dimana-mana, harganya terjangkau lagi *te o pe

      Delete