Header Ads

Review obat bayi dengan berbagai keluhan

Nggak bisa disangkal kalau bayi itu rentan banget sama yang namanya penyakit. Mau hidup sehigienis apapun pasti ada aja virus nakal yang nyantol. Berikut ini beberapa obat yang pernah dikonsumsi Byan dengan berbagai keluhan.


1. Obat demam

Kalau demam udah pasti parasetamol yang diingat. Kita yang dewasa juga sama. Mungkin dosisnya saja yang bebeda. Byan udah mencoba tiga merek obat demam bayi yaitu Praxion, Naprex dan Sanmol. Kalau Praxion dan Naprex rasanya enak tapi agak lebih kental dari Sanmol, sedangkan Sanmol rasanya kurang enak kayak ada pait-pait rasa obat sedikit. Kalau Byan demam paling aku ngasihnya Sanmol dulu, kalau muntah baru nyari yang rasa jeruk biar enak. Karena agak kental dan beresiko Byan muntah juga maka aku campur air sedikit. Efeknya sama aja kok buat Byan, redain panas tapi ya nanti kambuh lagi kalau efeknya abis. Yang penting bisa bikin dia tidur dan istirahat biar cepat sembuh. 

2. Obat diare
Saat Byan mencret-mencret terkena diare yang disebabkan oleh campak yang dia derita waktu itu (baca Campak pada Bayi), aku hanya memberikan cairan oralit rasa jeruk dan Lacto-B sebagai bakteri baik yang bisa mengusir bakteri jahat yang menyebabkan diere. Lacto-B ini sangat ampuh lhooo, bahkan orang dewasa juga boleh meminumnya. Rasanya pun juga enak dan bisa dicampurkan ke makanan atau minuman bayi.

3. Obat alergi 


Karena waktu itu Byan sempat gatal-gatal sampai mata bengkak yang disebabkan serangan virus dan alergi telur, dokter memberikan Celestamine dan Ozen. Setelah aku baca ternyata ini adalah obat yang bisa mengurangi efek dari alergi sesuatu seperti gatal, radang, pilek, mual, muntah dll. Tapi tetap pemicu alerginya atau penyebab penyertanya harus dihindari dan disembuhkan agar nggak kambuh lagi. Ozen berupa drops sedangkan Celestamine berupa sirup, tapi rasanya sama-sama enak kok.

4. Obat virus

Serangan virus yang bertubi-tubi dan lama banget membuat Byan mengunjungi dua dokter (baca Virus Roseola pada Bayi). Tapi tetap diagnosanya sama. Jadi untuk mengusir virus dikasihlah antivirus Isprinol dan Viridis. Keduanya berupa sirup serta rasanya sama-sama enak dan manjur. Setelah baca kertas yang ada didalam kotaknya dikasih tau kalau obat ini diminum satu atau dua hari setelah gejala menghilang untuk mamastikan virus sudah tuntas diusir. 

5. Obat muntah

Keluhan yang paling sering dialami Byan selama ini adalah mual dan muntah. Dalam keadaan sehat aja bisa sering muntah apalagi sakit. Tapi sekarang alhamdulillah sudah berkurang seiring bertambahnya usia. Monel obat mual dan muntah yang warnanya cantik hijau muda nan menawan (haha gagal fokus) rasanya enak dan berbentuk drops. Diberikan 15-30 menit sebelum makan. Ampuh sih kalau buat Byan, walaupun masih owek owek dan sesekali muntah tapi makanan masih ada yang masuk. Kalau Vometa belum sempat coba karena waktu itu mual muntahnya berkurang setelah diberikan Celestamine dan Viridis. Jadi obat mual ini diresepkan dokter saat Byan terserang Virus kemaren. Setelah sembuh semua obat aku stop.

6. Obat untuk melunakkan kotoran hidung


Breathy ini diresepkan dokter untuk melunakkan kotoran dihidung sehingga mudah dibersihkan. Berbentuk drops dan diteteskan kedalam lubang hidung. Warnanya bening seperti air. Setelah aku baca keterangannya ternyata ini bisa digunakan untuk melembabkan membran nasal yang kering dan meradang karena pilek, alergi, kelembaban yang rendah, pendarahan hidung minor, dan iritasi hidung lainnya.

Sekian obat-obatan yang dikonsumsi Byan sampai saat ini dan semoga nggak nambah lagi dan Byan selalu diberi kesehatan, amiiiinn. Oiya ini belum termasuk puyer-puyeran lho ya. 

Semoga bermanfaat.

No comments