Memilih platform untuk mengawali langkah sebagai bloger memang bikin
bingung. Karena ada dua platform yang paling umum digunakan di Indonesia,
yaitu Blogger dan Wordpress. Walau sama-sama untuk menulis blog, perbedaan
Blogger dan Wordpress cukup signifikan. Makanya, penting diketahui oleh
teman-teman yang baru mulai ngeblog.
Soalnya, kalau artikel sudah banyak dan blog sudah dibangun cukup lama,
berganti platform tidak semudah yang dikira. Memang memungkinkan, tapi tetap
saja butuh adaptasi. Baik untuk blog itu sendiri, maupun bloger yang
mengelolanya.
Baca juga:
Apa Blog Harus Punya Niche?
Maka dari itu, teman-teman harus tahu perbedaan Blogger dan Wordpress
agar tidak salah pilih atau hanya sekadar ikut-ikutan. Ini perlu ditentukan di
awal karena keduanya memiliki keunggulan, tantangan, dan sistem perpanjangan yang tidak sama. Jangan
sampai karena tidak matang memilih platform, aktivitas ngeblog terhenti.
Tenang, kita tidak akan membahas yang teknis-teknis. Akan saya jelaskan seramah
mungkin bagi pemula, bahkan bagi yang belum pernah membuat dan menulis blog sekali
pun.
3 Informasi Penting tentang Platform Blogger
✅ Milik Google
Memangnya kenapa kalau milik Google? Ada bagusnya, ada juga kekurangannya.
Bagusnya, blog akan lebih stabil dan mudah mengintegrasikan dengan berbagai layanan
Google, seperti Google Analytics, Google Search Console, dan Google AdSense.
Ketiganya sangat diperlukan untuk memantau perkembangan blog kita ke
depannya. Kualitas dan keamanan juga terjamin.
Namun, tetap ada kekurangannya dan lumayan sulit diterima oleh
beberapa blogger. Menjadi milik Google membuat penggunanya harus tunduk pada
aturan Google dan semua aset blog yang kita miliki bukanlah 100% milik kita.
Risikonya andai amit-amit Google menutup blog kita, atau tiba-tiba tidak lagi
menjalankan platform Blogger sebagai salah satu layananya, berakhir sudah semua. Dan
kita tidak bisa bersikeras atau menuntut apa-apa.
✅ Domain dan Hosting Gratis
Domain adalah alamat blog, misal novarty.blogspot.com. Sedangkan hosting
adalah rumah yang menampung semua data blog kita. Misal tulisan, gambar, atau
apa pun itu, akan disimpan di hosting. Hosting ini semacam tempat
penyimpanan yang memiliki batas kapasitas. Kayak hardisk lah dalam skala
kecilnya.
Kabar baiknya, Blogger memberikan keduanya secara GRATIS. Domain gratis, hosting
tanpa batas pun gratis. Jadi, mau menulis artikel sebanyak apa pun, mau
memasukkan gambar atau video sebanyak apa pun, tak jadi masalah. Malah di
Blogger ini bisa membuat sampai 100 blog dalam satu akun. Bisa dikatakan,
Blogger membuat siapa saja bisa punya blog tanpa mengeluarkan uang sepeser
pun.
✅ Dashboard Sederhana
Blogger memiliki dashboard yang sederhana, namun fiturnya sudah lengkap
untuk menunjang aktivitas blogging. Proses pendaftarannya pun simpel, dan
membuat blog baru di sini hanya perlu klik-klik saja. Kesederhanaan tersebut menjadi salah satu
keunggulan yang sangat membantu pengguna. Jadi, tidak terlalu bikin pusing walau tetap perlu
mempelajari.
Dari ketiga poin tersebut, saya harap teman-teman sudah mendapat gambaran secara garis besar
mengenai platform Blogger. Selanjutnya, mari kita bahas tentang Wordpress agar
bisa membandingkan.
Keunggulan dan Tantangan Platform Wordpress
Sebelumnya, perlu diketahui dulu bahwa Wordpress ada dua jenis, yaitu
Wordpress.com dan Wordpress.org.
WordPress.com sudah menyediakan hosting sehingga mudah dipakai pemula, tetapi fitur kustomisasi, plugin, dan monetisasi cukup terbatas dibandingkan Wordpress.org, kecuali jika upgrade paket. Sekilas mirip lah dengan Blogger. Ada juga yang memberi julukan bahwa ini versi gratisnya Wordpress.
Sebaliknya, WordPress.org harus diinstal di hosting dan domain sendiri, sehingga membutuhkan pengaturan teknis dan biaya awal lebih. Makanya dikatakan juga sebagai versi berbayarnyaWordpress. Tapi, kita memiliki kebebasan penuh untuk mengatur blog, memasang plugin, mengoptimasi SEO, dan melakukan berbagai bentuk monetisasi seperti iklan, afiliasi, atau penjualan/bisnis.
Selanjutnya, mari kita bahas keunggulan dan tantangan platform Wordpress ini secara umum. Mencakup keduanya , baik yang .com maupun .org.
✅ Ada Versi Gratisnya
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Wordpress memiliki versi gratis yang
memberi alamat domain (contoh: novarty.wordpress.com) dan hosting secara cuma-cuma di Wordpress.com.
Namun, mau atau tidak, kita harus patuh pada aturan yang ditetapkan Wordpress
seperti Blogger tadi. Bedanya dengan Blogger, meski versi gratis, di Wordpress.com ada keterbatasan storage hosting, hanya diberi 1GB saja. Tapi, untuk Wordpress.org, domain harus dibeli, tidak disediakan gratis.
✅ Butuh Sewa Hosting
Baik di Wordpress.com maupun Wordpress.org, kita membutuhkan sewa hosting. 1GB
akan habis kalau kita konsisten menulis artikel, makanya kalau mau menambah kapasitas hosting, harus upgrade paket ke versi berbayar. Sedangkan di Wordpress.org
justru harus sewa hosting mandiri dari awal. Ibaratnya kita tidak menumpang di rumah
orang, tapi punya rumah sendiri. Istilahnya self-hosting. Sehingga akan membutuhkan modal
yang lebih mahal. Ini wajib jadi pertimbangan sebelum memutuskan
memilih Wordpress karena uang sewa harus kontiniu dibayar. Tidak bayar, blog
tidak bisa diakses.
✅ Blog Sepenuhnya Milik Kita
Ini khusus untuk Wordpress.org, ya. Dengan self-hosting, kita memiliki kontrol
penuh terhadap blog kita. Tidak ada aturan ini-itu yang mengikat. Sehingga mau
instal plugin, tools, atau apa pun, bisa. Tidak heran bila ini menjadi daya tarik
tersendiri bagi banyak blogger agar performa blognya optimal, walau ada harga yang harus dibayar.
✅ Berlimpah Fitur Kostumasi dan Plugin Optimasi SEO
Wordpress punya dashboard dengan banyak fitur yang memanjakaan, misal untuk
memaksimalkan tampilan blog, mulai dari tema hingga isi
artikelnya. Begitu pula untuk SEO, seperti Yoast. Oiya, SEO atau Search Engine Optimization ini merupakan strategi/cara/usaha untuk menaikkan blog/website agar bisa muncul di halaman pencarian Google.
Apalagi Wordpress.org, jauh lebih banyak lagi tema yang bisa
dipilih, plugin untuk optimasi SEO dan pengelolaan lainnya. Intinya, .org memberikan
kebebasan untuk mengatur apapun dengan banyak sekali bantuan plugin dan tools.
Bagaimana, sudah mulai paham dengan kedua platform favorit ini? Atau malah jadi bingung? Kalau bingung, bisa dipelajari pelan-pelan, ya. Boleh banget kok bila ingin mencoba dua-duanya.
Yang versi gratis saja dulu, karena Blogger gratis dan Wordpress punya versi
gratisnya juga.
Apakah Blogger Lebih Baik daripada Wordpress? atau Sebaliknya?
Pertanyaan yang tepat bukanlah mana yang lebih baik, melainkan mana yang lebih
tepat. Platform blog ini akan digunakan dalam jangka waktu panjang. Jadi
yang harus diutamakan adalah kenyamanan kita.
Dari penjelasan tadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa:
✅ Blogger unggul dalam kemudahan pengelolaan blog dan hosting gratis tanpa
batasan storage.
✅ Wordpress unggul untuk hak kepemilikan 100% serta plugin/tools/fitur
berlimpah untuk kostumasi dan SEO blog.
Dari kedua perbedaan itu, pilihlah mana yang paling sesuai dengan kapasitas kemampuan dan aktivitas blogging kita. Seperti saya yang nyaman akan proses menulisnya, ada juga yang nyaman dengan proses utak-atiknya, di strategi SEO-nya, di AdSense-nya, atau di circle blogernya. Apa pun bentuk kenyamanan itu, yang paling utama tetaplah konsistensi, yang sangat ditentukan oleh platform blog yang digunakan. Kalau nyaman, tepat, cocok, sesuai, akan lebih enjoy menjalaninya.
Mana Platform Blog yang Lebih Cocok untuk Pemula?
Kesederhanaan dashboard Blogger jauh lebih ramah pemula. Tidak terlalu rumit. Wordpress memang lebih unggul soal fitur, tapi
butuh waktu untuk mempelajarinya. Apalagi yang Worpress.org, instalasi awal cukup teknikal, butuh effort yang lebih besar dan waktu yang lebih panjang lagi sampai mengerti.
Namun, bila teman-teman siap dengan proses belajar ekstra dan memang ada ketertarikan dalam urusan teknis blog, Wordpress bisa jadi lebih cocok.
Sampai saat ini, saya masih menggunakan Blogger. Blog yang teman-teman buka
sekarang menggunakan platform Blogger. Saya pernah mencoba Wordpress yang
versi gratis, tapi pusing sendiri. Mungkin karena belum terbiasa, ya. Akhirnya
makin yakin kalau kenyamanan saya adalah di platform Blogger.
Teman-teman tidak harus sama dengan saya. Pilihan kembali lagi ke kebutuhan masing-masing. Saran saya, untuk pemula yang baru pertama membuat blog, tetap lebih baik memulainya dari platform Blogger.
Bangun dulu konsistensinya, skill menulisnya, dan hal-hal dasar lain. Karena agar bisa
konsisten, kenyamananharus diutamakan. Nanti, setelah punya
pengalaman yang cukup, kalau mau meningkatkan kemampuan dan
penasaran dengan Wordpress, silakan dicoba.
Mana tahu ingin memiliki keduanya, satu blog di Blogger, satu blog lagi di
Wordpress. Banyak juga lo bloger yang seperti itu. Ilmunya jadi lengkap deh.
Jadi, pertimbangkan matang-matang ya platform mana yang akan digunakan. Karena akan dipakai lama dan tidak gampang untuk berpindah platform.
Semoga bermanfaat.









No comments
Sebelum komentar, login ke akun Google dulu ya teman-teman. Jangan ada "unknown" diantara kita. Pastikan ada namanya, biar bisa saling kenal :)