Dulu saya kesal setiap kali suami membeli mainan. Bayangkan, action figure yang hanya setinggi jari, harganya bisa ratusan ribu hingga jutaan. Sungguh tidak masuk akal bagi saya. Bukankah banyak hal lebih bermanfaat yang bisa dibeli dengan nominal yang sama? Atau alangkah lebih baik bila ditabung saja.
Namun, siapa sangka, koleksi mainan yang berjejer itu malah menjadi penyokong ketika keuangan keluarga kami dalam keterbatasan. Sepertinya Tuhan mengajarkan saya untuk menghargai kesenangan orang lain tanpa menganggap pandangan sendiri yang paling benar. Buktinya, hal yang sempat saya keluhkan buang-buang uang, akhirnya menjadi jalan usaha mengumpulkan pundi-pundi uang.
Inner Child Penyelamat saat Gaji Tak Utuh
Saya memutuskan resign demi membersamai anak. Saya paham betul bahwa mengandalkan satu pintu pemasukan akan membatasi banyak pengeluaran. Awalnya aman-aman saja, gaji suami masih sangat cukup untuk membiayai kami sekeluarga. Namun, setelah kelahiran anak kedua dan berbarengan dengan dimulainya masa tugas belajar suami selama 4 tahun, kondisi tidak lagi baik-baik saja.
Gaji suami tak lagi utuh diterima karena ada pemotongan tunjangan kinerja. Anak kedua pun juga menambah daftar anggota keluarga yang harus dipenuhi kebutuhannya. Jangankan untuk menabung, justru tabungan kami habis terkuras. Siap atau tidak, harus ada pintu pemasukan baru yang bisa diusahakan untuk menutupi kekurangan. Sebagai orang tua, apalagi suami sebagai kepala keluarga, hanya satu yang terpikirkan, anak-anak tidak boleh kekurangan suatu apa pun. Tak boleh ada pemangkasan dari kebutuhannya demi mengejar penghematan.
Di titik inilah suami mulai menjual satu per satu action figure miliknya. Ada percikan sedih ketika koleksi yang selama ini menjadi pengobat inner child itu terjual. Ya, belakangan baru saya tahu bahwa membeli segitu banyaknya mainan hanya untuk dipajang dan disimpan, adalah bayaran atas luka masa kecil suami yang sulit sekali mendapatkan mainan. "Minta dibelikan saja takut," kenangnya. Sehingga ketika sudah punya uang sendiri, beliau merasa bebas membeli mainan yang disukainya. Jujur, ada rasa bersalah setelah mendengar alasan di balik hobi konsumtif ini. Harusnya saya tak buru-buru menghakimi.
Untung bukan mainan yang "anak-anak banget", melainkan jenis mainan yang menjadi incaran para kolektor. Jadi ketika dipasarkan, ada saja yang melirik. Apalagi harganya lebih murah dari harga pasar karena kami lagi butuh uang.
Mendapatkan uang tambahan yang membantu keuangan keluarga dari menjual koleksi action figure, mengubah kesedihan itu menjadi harapan.
Saya bersyukur suami memilih fokus pada peluang daripada suasana hatinya. Action figure yang sebelumnya dibeli untuk kepuasan diri, kini diseriuskan dengan sering-sering ikut lelang dan membeli langsung dari negara asalnya, Jepang. Bayangkan, kalau beruntung dapat produk langka, untungnya bisa berkali-kali lipat!
Ada manfaatnya juga suami berkenalan dan akrab dengan dunia ini. Jadi tahu celah-celah mendapatkan harga barang yang lebih murah dan jalan potensial untuk menjualnya. Kali ini tumpukan mainan yang datang itu bukan lagi untuk koleksi, melainkan stok barang untuk menjalankan usaha baru.
Saya? Tentu saja mendukung sepenuhnya. Melihat langsung untung yang didapat dari satu penjualan saja, sudah membuat senyum merekah. Saya pun ikut belajar banyak hal tentang alur dan prosesnya, seperti import hingga packing produk yang aman. Sembari menggaungkan doa semoga usaha kecil-kecilan ini membawa kebaikan untuk keluarga kami.
JNE, Kawan Baru yang Melancarkan Pengiriman
Bisa dikatakan usaha jual-beli action figure kami hampir seluruhnya dijalankan secara online. Mulai dari membeli stok barang, pemasaran, hingga penjualan. Karena untuk menjual secara langsung butuh modal yang lebih besar, misal untuk menyewa toko, membuka gerai, atau stand di pameran. Ya sudah, sadar modal pas-pasan, mengandalkan hasil penjualan untuk diputar kembali tanpa ada investasi bahkan dari tabungan sendiri, menjual secara online menjadi pilihan satu-satunya.
Maka dari itu, kalau bukan karena bantuan jasa pengiriman andalan yang ada di dekat rumah, belum tentu usaha ini berjalan baik. JNE menjadi kawan baru yang melancarkan pengiriman dengan berlembar-lembar cerita yang menjadi saksi perjuangan kami.
Sejak fokus menjual action figure, kami intens bertemu dan menghubungi JNE untuk mengurus pengiriman. JNE menjadi jasa kirim utama yang kami percaya. Bahkan ada tambahan layanan juga yang semakin memudahkan.
Kalau diceritakan semua, pasti akan sangat panjang. Mengingat kami menjalankan usaha ini bertahun-tahun. Tapi, beberapa yang paling berkesan dan masih berkesan sampai sekarang adalah proses pengiriman yang menyentuh hampir ke seluruh Indonesia. Mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan yang terjauh ke NTB dan NTT. Ketika produk sampai dengan aman di tangan pembeli, menjadi kelegaan tersendiri bagi kami sebagai penjual. Karena kami tahu betul bahwa produk jualan kami rentan sekali patah atau rusak, terutama di bagian yang hanya tersambung tipis. Apalagi harganya juga tergolong mahal. Bahkan ada action figure ukuran 7cm yang terjual 2 juta rupiah. Kalau pengiriman tidak aman, barang yang diterima pembeli tidak lagi dalam kondisi baik, rugi yang ditanggung jelas sangat besar.
Tentang pengiriman ini, JNE sering memberi kejutan notifikasi di mana produk yang kami kirim kemarin, sudah sampai ke tujuan hari ini. Hanya sehari, padahal bukan YES yang satu hari sampai. Bagi sesama pengguna platform e-commerce, pasti paham betul bahwa ini akan menaikkan rating dan kepercayaan pelanggan. Tidak heran bila pemilik toko daring e-commerce menggantungkan setengah reputasinya pada jasa kirim.
Outlet JNE yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia juga sangat memudahkan kami untuk tidak perlu jauh-jauh mengirim barang, bisa lebih cepat menuntaskan pengiriman, dan pastinya menghemat biaya bensin. Bila mendadak harus mengirim cepat, JNE yang buka 24 jam pun siap melayani. Beruntungnya lagi, outlet yang sudah menjadi bestie kami, yaitu salah satu outlet di Bintaro Permai, menawarkan layanan jemput paket ke rumah. Bahkan kalau hanya satu paket, tetap akan dijemput. Nanti resi dikirimkan melalui WhatsApp. Secara pribadi, saya yang tidak bisa meninggalkan dua anak kecil di rumah, sangat berterima kasih untuk ini. Mungkin bagi petugas hanya sebatas layanan, tapi bagi saya jauh lebih berarti.
Terakhir, kelebihan JNE yang paling membantu pemilik usaha-usaha kecil dan pemula seperti kami adalah tarif pengiriman yang bersaing. Kirim banyak? Bisa dapat potongan harga atau promo yang sedang berlaku. Biasanya ini akan menjadi perbincangan hangat di kalangan penjual. Lumayan banget!
Ditambah lagi JNE telah bekerja sama dengan e-commerce yang menjadi platform utama penjualan kami. Gratis ongkos kirim (ongkir) dapat menjadi opsi bagi pembeli untuk belanja lebih hemat. Biasanya kami sering menawarkan fasilitas gratis ongkir ini kepada pembeli yang berkenan memesan melalui e-commerce. Ujung-ujungnya, reputasi dan layanan toko kami kembali dianggap lebih baik oleh pelanggan.
Saking seringnya mengirim action figure saat pasar lagi ramai-ramainya, kami pun ditawarkan mendaftar JLC (JNE Loyalty Club) untuk mendapatkan reward setiap kali melakukan pengiriman. Bentuknya dalam bentuk poin yang nanti bisa ditukarkan dengan hadiah menarik. Secara tidak langsung, ini menjadi bentuk penghargaan tersendiri bagi kami yang dinilai aktif melakukan pengiriman. Toko kecil kami dipandang memiliki penjualan yang baik, sekaligus memotivasi untuk terus meningkatkan penjualan.
Wah, menuliskannya seperti ini cukup membuat haru. Berkat kawan seperti JNE, Moa Toys berhasil mengirimkan dengan aman lebih dari 10.000 action figure, merchandise, dan mainan lainnya ke seluruh Indonesia. Kami percaya JNE, dan berkat JNE, pembeli percaya pada toko kami.
Terima kasih dari keluarga kecil kami, yang telah melewati satu titik masa sulitnya berkat inner child yang berkawan baik dengan JNE.
#JNE #ConnectingHappiness #JNE35BergerakBersama #JNEContentCompetition2026 #JNEBeragamCerita








No comments
Sebelum komentar, login ke akun Google dulu ya teman-teman. Jangan ada "unknown" diantara kita. Pastikan ada namanya, biar bisa saling kenal :)