Isi Kotak P3K Anak

No comments

Bagiku, selalu siap sedia dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi sangat penting. Ibarat pribahasa "Sedia payung sebelum hujan". Jangan sampai saat kejadian buruk terjadi, aku malah tidak ada persiapan apa-apa.

Lebih baik mempersiapkan kebutuhan 
tapi tidak digunakan 
dari pada tidak ada yang bisa digunakan 
saat dibutuhkan.

Sama halnya dengan kejadian tiba-tiba anak sakit yang selalu bikin paniÄ·. Padahal aku selalu menyiapkan kotak P3K anak, baik itu di rumah maupun saat bepergian. Tapi tetap saja paniknya luar biasa, apalagi kalau aku tidak membawa kotak P3K sama sekali, mungkin akunya juga ikutan sakit. Dengan selalu menyediakan kotak P3K ini, kita selaku orang tua dapat dengan cepat memberikan pertolongan pertama pada anak yang mengalami sakit atau luka kapan pun dan dimanapun.

Contohnya saja, jika anak demam tengah malam dan sudah tidak ada lagi toko obat atau apotik yang buka, tanpa harus menunggu pagi dan toko buka kembali, obat penurun panas bisa langsung diberikan malam itu juga kepada anak karena adanya persediaan. Entah apalah jadinya jika obat penurun panas tidak ada, mungkin semalaman anak akan rewel dan orang tua juga bingung harus berbuat apa.

Nah apa saja sih isi kotak P3K anak? Tidak banyak kok, hanya 8 item saja. Tapi nanti ada item tambahannya juga walaupun jarang digunakan. Tidak ada salahnya kan jika tetap disediakan.

Termometer
Berhubung anak kecil rawan sekali dengan serangan virus yang ujung-ujungnya pasti akan menyebabkan demam, maka termometer merupakan alat wajib yang harus tersedia dalam kotak P3K. Tanpa termometer kita tidak akan tahu apakah anak benar-benar demam atau tidak, demam ringan atau demam suhu tinggi. Jadi, dengan mengetahui suhu tubuh anak, orang tua akan bisa menentukan tindakan selanjutnya untuk menangani demam anak.

Obat Penurun Panas
Sediakanlah obat penurun panas sejenis paracetamol sebagai langkah pertama untuk mengatasi demam anak. Orang tua boleh memilih apa saja merek dari obat penurun panas anak, yang penting takarannya tepat dan sesuai dengan usia anak.

Obat Antihistamin atau Alergi
Anak-anak juga sering terkena alergi karena sistem kekebalan tubuhnya yang belum sekuat orang dewasa. Bisa saja karena makanan, debu, atau hal lain yang sebelumnya tidak diketahui orang tua. Obat antihistamin bisa menjadi penolong pertama untuk meredakan gejala alergi yang sudah terlanjur muncul pada anak. Selanjutnya carilah penyebab alergi agar anak tidak lagi terkena dampak yang sama.

Obat Flu dan Batuk
Selain demam dan alergi, flu dan batuk juga merupakan penyakit langganan anak-anak yang sulit dihindari karena sangat cepat menular dari anak yang satu ke anak yang lain. Agar flu dan batuk anak tidak semakin parah, maka berilah obat segera jika anak mulai merasa kurang nyaman.

Obat Diare
Seringnya anak-anak memegang sesuatu yang tidak higienis, membuka peluang besar mereka akan terkena diare. Sediakanlah Oralit dan bakteri baik untuk pencernaan anak seperti Lacto-B, Interlac atau yang sejenisnya. Duet maut ini sangat ampuh untuk mengatasi diare pada anak.

Balsem Bayi
Jika anak merasa kedinginan atau masuk angin, oleslah balsem khusus anak seperti Transpulmin Anak agar tubuhnya tetap hangat.

Krim untuk Ruam dan Gatal
Kulit anak yang sensitif sering kali mengalami iritasi seperti ruam popok atau biang keringat. Sediakanlah selalu krim untuk mengatasi ruam dan gatal seperti Sudocrem yang sangat ampuh untuk mengatasi masalah ini (review Sudocrem bisa dibaca disini). Atau sediakanlah krim merek lain yang memiliki fungsi sama selama cocok bagi anak. Aku pribadi lebih memilih menggunakan krim dari pada bedak untuk mengatasi ruam dan gatal pada anak karena memang penggunaan bedak sendiri sudah tidak dianjurkan lagi bagi anak yang disebabkan oleh serbuk kecilnya rawan terhirup dan merusak paru-paru.

Obat Merah
Seringkali anak terjatuh saat bermain dan mengalami luka pada tubuhnya. Gunakanlah obat merah untuk mempercepat proses penyembuhan luka.

Plester, Kassa steril dan Gunting
Plester dan kassa steril sering digunakan untuk menutup luka yang sudah diobati agar tidak terkena kotoran dari luar yang bisa menyebabkan infeksi. Selain itu, kassa steril juga memiliki fungsi lain yaitu membersihkan lidah dan mulut bayi yang belum bisa menggunakan sikat gigi agar selalu bersih.


Menurut pengalamanku, itulah beberapa item yang harus selalu tersedia di dalam kotak P3K anak karena memang sering digunakan. Tapi ada juga beberapa item yang sempat aku gunakan walaupun tidak terlalu sering. Alasannya beragam, ada yang belum terjadi, pernah terjadi tapi tidak terlalu parah sehingga obat belum digunakan, atau merasa takut menggunakan obat-obatan kimia dan lebih memilih mengatasinya dengan menggunakan bahan alami jika ada kesempatan.

Plester Kompres Demam

Perlengkapan yang satu ini sudah lama mendekam di dalam kotak P3K karena belum ada kesempatan untuk menggunakannya. Karena dokter anak langgananku lebih menyarankan untuk mengompres anak yang demam dengan waslap dibasahi air hangat, jadi selama masih di rumah aku lebih memilih menjalankan saran dokter. Tapi jika dalam keadaan terdesak seperti dalam perjalanan, sedang berlibur atau sebagainya, plester ini bisa menjadi pilihan lain. Jadi tidak ada salahnya jika tetap menyediakannya dalam kotak P3K anak.

Obat Pengencer Kotoran Hidung
Obat ini diresepkan dokter karena keluhanku yang sulit sekali untuk membersihkan kotoran hidung anak. Mereknya Breathy. Tapi sampai sekarang aku belum meneteskannya ke dalam lubang hidung anakku karena takut dia nanti akan tersedak dan cairan obat memasuki saluran pernafasan. Padahal setelah aku membaca review beberapa ibu, banyak juga loh yang menggunakan obat ini untuk mengatasi hidung tersumbat pada anak. Dan hasilnya sangat memuaskan. Ketakutanku bahwa anak akan tersedak tidak terbukti sama sekali. Apalagi saat flu dan hidung anak tersumbat, obat ini bisa menjadi penolong pertama.

Alat Penyedot Kotoran Hidung
Biasnya setelah ditetesi obat pengencer kotoran hidung, orang tua bisa menggunakan penyedot agar kotoran bisa terangkat dan dibuang..

Obat Konstipasi
Setelah MPASI, anak sering mengalami konstipasi sehingga membuatnya tidak nyaman. Sekali lagi, walaupun obat ini tersedia di dalam kotak P3K tapi aku belum menggunakannya. Alasannya masih sama, memilih untuk menggunakan cara alami seperti memberikan buah yang mengandung banyak air dan mengatur ulang menu makannya. Mungkin jika terdesak seperti disaat liburan dan bepergian dimana kondisinya tidak memungkinkan untuk menjalankan cara alami untuk mengatasinya, aku akan menggunakan obat konstipasi khusus anak sebelum perutnya sakit karena menyimpan sesuatu yang harus dikeluarkan.

Obat Jamur di Mulut
Sisa makanan atau susu yang tertinggal di mulut anak sering menyebabkan jamur berkembang dengan suburnya. Walaupun obat ini ada di dalam kotak P3K tapi aku belum pernah menggunakannya karena tidak tega anak terlalu banyak menelan obat kimia. Padahal obat jamur ini aman jika tertelan anak. Sebisa mungkin aku masih mengataainya dengan rajin membersihkan mulut menggunakan kain kassa steril. Mungkin jika cara ini tidak mempan dan jamur semakin berkembang, aku baru menggunakan obat jamur di mulut khusus bayi ini.

Obat Luka Bakar
Sering kali orang tua lengah dan tanpa disadari sang anak sudah memegang sesuatu yang panas dan menyebabkan luka bakar. Nah obat luka bakar yang aman bagi anak menjadi pilihan utama untuk memberikan pertolongan pertama. Tahu kan kalau luka bakar itu panasnya bikin perih meringis? Nah obatilah anak segara dengan obat luka bakar agar lukanya cepat sembuh. Aku pribadi belum pernah menggunakan obat ini karena memang anak-anakku belum pernah mengalami luka bakar yang serius, paling hanya memegang makanan panas dan menimbulkan bercak merah saja. Biasnya kalau begini akan sembuh sendiri tanpa diolesi obat. Yah mudah-mudahan saja tidak pernah terjadi hal mengerikan sampai aku harus meggunakan obat ini. Hanya untuk berjaga-jaga saja.

Itulah beberapa item yang disarankan untuk selalu tersedia di dalam kotak P3K anak. Mereknya terserah saja asalkan cocok digunakan oleh anak.

Terkadang 
merek obat yang cocok 
bagi anak yang satu, 
belum tentu cocok
bagi anak yang lain.

Semoga bermanfaat :)


No comments

Sebelum komentar, login ke akun Google dulu ya teman-teman. Jangan ada "unknown" diantara kita. Pastikan ada namanya, biar bisa saling kenal :)