Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga Juga Ada Ilmunya, lo! Yuk, Simak 8 Tips Berikut

Source : freepik.com by freepik

Pekerjaan rumah tangga yang endless alias tanpa akhir ini memang terlihat sepele. Mulai dari beres-beres rumah, cuci piring, cuci baju, masak dan lainnya, dianggap mudah dilakukan tanpa harus banyak belajar. Pekerjaan yang terkesan sederhana dan lumrah karena rutin dilakukan setiap hari bahkan bisa berkali-kali dalm sehari. Apalagi untuk ibu-ibu, urusan rumah tangga seperti ini sudah menjadi sebuah rutinitas wajib.

Tapi tau nggak sih kalau mengerjakan pekerjaan rumah tangga juga ada ilmunya?
Tidak bisa sembarangan, ada tata cara dan urutannya. 

Melakukannya dengan sembarangan memang bisa menyelesaikan, namun belum tentu terselesaikan dengan baik. Mungkin saja hasilnya tidak bersih, prosesnya memakan banyak waktu, terlalu melelahkan atau mubazir. Padahal semua itu bisa dihindari jika menerapkan ilmu-ilmu yang mungkin saja belum kamu tau.


***

Apa saja ilmu dalam mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang bisa dipraktekkan di rumah? Tentu saja demi proses dan hasil yang maksimal

Tidak ada satu jenjang pendidikan pun yang mengajarkan bagaimana cara mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan baik dan benar. Biasanya ilmu ini diwariskan secara turun temurun dari orang tua yang lebih berpengalaman. Misalnya dari ibu ke anak perempuannya. Karena sering dilakukan, wajar jika banyak tips dan trik terkait ini tercipta. Sehigga banyak pekerjaan rumah tangga yang bisa diselesaikan dengan baik, bukan hanya asal selesai.


🔶️ Mencuci piring

Mencuci piring memang tidak sulit, tinggal diusap sabun lalu dibilas. Tapi jika hanya menerapkan konsep seperti itu, piring yang telah dicuci bisa saja masih berminyak dan belum bersih. Cara yang baik untuk mencuci piring adalah memulai dari yang paling tidak berminyak dan bebas bau-bauan yaitu gelas dan sejenisnya. Selanjutnya barulah piring dan sendok yang lumayan berminyak. Terakhir yang biasanya paling kotor, berkerak dan berminyak adalah alat masak seperti panci dan wajan. Kenapa harus berurutan seperti ini? Karena jika urutannya terbalik, minyak akan menempel pada spon dan mengotori piring atau gelas yang dicuci setelahnya. Penting juga untuk membuang sisa makanan sebelum mencuci piring agar tidak menyumbat saluran pembuangan air. 


🔶️ Mencuci Pakaian

Saat mencuci, pakaian yang berwarna gelap jangan dicampur dengan pakaian yang berwarna cerah, apalagi putih. Pisahkan pakaian dalam 3 ember, yaitu untuk yang berwarna putih, berwarna cerah dan berwarna gelap. Meskipun bahannya tidak luntur,  biasanya air bekas rendaman tetap saja terkontaminasi dengan warna pakaian. Selain itu, perlu juga mengetahui pakaian mana saja yang berbahan mudah luntur dan wajib mencucinya secara terpisah. Jika membeli baju baru, juga harus dicuci terpisah dari pakaian lain untuk mengetahui luntur atau tidaknya. Jangan sampai kesalahan dalam mencuci malah membuat banyak pakaian berubah warna dan ternodai.


🔶️ Menjemur Pakaian

Menjemur pakaian juga harus diperhatikan tata letaknya agar lebih cepat kering dan dapat memanfaatkan sinar matahari secara maksimal. Jemurlah pakaian yang berukuran paling besar dan lebar di bagian dalam atau bawah. Barulah pakaian yang berukuran paling kecil dibagian terluar. Kenapa? Karena jika letaknya terbalik, pakaian yang besar dan lebar akan menutupi panas matahari dan menghambat sirkulasi udara sehingga tidak bisa mengenai pakaian kecil dibelakangnya. Pakaian akan membutuhkan waktu lama untuk kering secara menyeluruh. Sedangkan jika pakaian kecil diletakkan paling luar, semua pakaian akan kering dengan cepat karena mendapatkan sinar matahari yang cukup dan sirkulasi udara yang baik.

Baca juga : Wanita Berdaster Jangan Minder, Ini Tipsnya!


🔶️ Menyetrika Pakaian

Kelompokkan pakaian sesuai bahan dan ukuran. Dahulukan pakaian yang paling sulit disetrika. Waktu awal memulai pekerjaan ini biasanya kita masih memiliki energi dan semangat yang cukup. Jadi menyelesaikan pakaian yang paling sulit terlebih dahulu menjadi pilihan yang tepat. Bayangkan saja jika menyetrika kemeja, long dress atau baju berukuran besar dan berbahan kusut dibagian akhir, kita sudah lelah duluan dan akan memancing rasa malas menyelesaikan. Selain itu, pakaian yang tidak butuh panas tinggi juga sebaiknya disetrika terakhir agar tidak terlalu sering mengatur suhu alat setrika. 


🔶️ Menyapu dan Mengepel

Mulailah dari area yang paling bersih terlebih dahulu dan arahkan ke pintu keluar. Biasanya kamar tidur adalah ruangan yang paling pas untuk memulai menyapu dan mengepel, hingga nanti berakhir di teras rumah. Jika memulai dari ruangan yang paling kotor, membersihkan rumah menjadi semakin sulit dan lama dilakukan. Kotoran bisa saja tertinggal dan mengotori ruangan lain yang awalnya tidak terlalu kotor. Gunakanlah sapu yang berbeda antara ruangan dalam dan luar. Jika disamakan, kotoran dari lantai luar bisa saja menempel di sapu dan mengotori lantai ruang dalam saat nanti menggunakannya kembali.


🔶️ Belanja Bahan Masakan

Belanja bahan masak bisa kok 1 kali salam seminggu. Lebih praktis dan tidak repot harus berulang kali ke pasar atau bertemu tukang sayur. Caranya adalah berbelanja bahan masakan yang memiliki daya tahan berbeda. Perdagingan seperti ayam, daging atau ikan bisa diselamatkan oleh freezer kulkas sehingga bisa bertahan lama. Untuk bahan lain seperti sayuran, belilah dua jenis sayur yaitu sebagian sayuran yang cepat layu dan sebagian lagi yang bisa tahan lama. Misalnya bayam, kangkung atau tauge yang cepat busuk atau layu, bisa dimasak di hari awal setelah berbelanja. Sayuran labu siam, wortel, kol, buncis atau kacang panjang bisa dimasak terakhir karena lebih awet meskipun telah disimpan beberapa hari. 


🔶️ Memasak

Memasak akan jauh lebih cepat jika menggunakan kompor minimal dua tungku. Masaklah terlebih dahulu menu yang bisa ditinggal lama saat dimasak seperti sop, makanan yang dikukus atau ayam tepung yang butuh digoreng selama 15 menit. Selagi menunggu masakan tersebut matang, persiapkan menu lain yang akan dimasak selanjutnya. Dengam cara ini, waktu memasak bisa dipersingkat tanpa perlu meninggalkan dapur dan berisiko kelupaan. Sebagai saran tambahan, jika tidak terlalu cekatan menggunakan pisau untuk mencincang atau mengiris, gunakan saja parutan dengan beragam mata pisau lalu sesuaikan dengan ukuran potongan yang diinginkan. Urusan potong-memotong yang memakan waktu lama dapat terselesaikan dengan cepat dan mudah.



🔶️ Menyikat Kamar Mandi

Meskipun tertutup, kamar mandi tetap harus dijaga kebersihannya. Apalagi ada anak kecil di rumah yang rentan tergelincir jika lantai kamar mandi tidak rajin disikat. Agar menyikat kamar mandi ini lebih mudah dan cepat, usahakan menyikat lantai kamar mandi setiap kali sehabis mandi. Menggunakan sikat bertangkai panjang jauh mempermudah karena tidak harus jongkok dan membungkuk saat menyikat lantai. Tidak perlu lama, 5 menit sudah cukup. Bagian lainnya seperti kloset bisa dijadwalkan 1 atau 2 kali seminggu. Mulailah dari area yang lebih tinggi terlebih dahulu. Hingga berakhir di saluran pembuangan sehingga kotoran yang tersaring bisa diambil sekaligus.


***

Itulah beberapa tips dan trik mengerjakan pekerjaan rumah tangga ala aku. Jika mengerjakan sesuatu pekerjaan dengan ilmu, pasti hasilnya jauh lebih baik. Tidak terkecuali dalam urusan rumah tangga. 

Apakah kamu punya ilmu lainnya? Yuk share di kolom komentar.

Semoga bermanfaat :)


10 comments:

  1. Mbaak tipsnya wku banget hehe alhamdulillah udah kuterapkan sebagian besar kecuali sikat pakai sikat bergagang. Bener juga yhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mbak, nyikat kamar mandi pakai sikat yang bergagang panjang itu ngebantu banget biar kita nggak perlu jongkok.

      Delete
  2. Kyk aku suka gelabakan waktu masak krn emg gak cekatan makai pisau. Air mateng tp bahan belom kelar dipotongin. Gak pernah kepikiran parutan bs jd solusi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, aku juga nggak bisa motong sesuatu sampai kecil-kecil banget. Sudah geregetan duluan.
      Parutan itu membantu banget, lo. Besok pas masak dicoba deh.

      Delete
  3. makasih sharingnya, aku tuh paling sebel kalau nyetrika, apalagi kalau bajunya berat, susah rapih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, Mbak. Mana sudah disemprot Rap*ka sampai basah, tetap juga nggak licin-licin. Baju model begini yang bikin mood kita rusak. Bayangkan kalau disetrika terakhir pas sudah capek, pasti langsung nyabut colokan.

      Delete
  4. Bermanfaat banget. Aku baru nyadar pas bagian menyapu dan mengepel. Pantesan suka kesel sendiri bawa2 debunya saking tertinggal2. Ternyata baiknya dari area paling bersih ya wkwkwk. Makasih infonya Buuu😊😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah makasih 😘
      Besok pas nyapu dicoba deh, biar debunya nggak semena-mena mempermainkan kita hahaha

      Delete
  5. untuk masak sudah aku terapkan mbak, yang goreng2 dikerjakan dulu, karena yang bikin lama. sambil menggoreng bisa ngiris2 bumbu sayur, lalu cemplang cemplung. oya kadang untuk menghemat waktu aku sudah siapkan dari malam, misalnya memotong buncis, jadi paginya tinggal masak saja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga gitu Mbak, kalau ada waktu di malam hari sering nyicil motong-motongnya dulu. Soalnya ini yang paling ngabisin waktu, hehe.

      Delete

Sebelum komentar, login ke akun Google dulu ya teman-teman. Jangan ada "unknown" diantara kita. Pastikan ada namanya, biar bisa saling kenal :)