GROWING PAINS pada Masa Pertumbuhan, Penyebab Kaki Anak Sering Sakit Dimalam Hari

4 comments
Source : freepik.com by pornpan77

1 tahun belakangan ini anak pertamaku sering mengeluhkan sakit kaki dimalam hari, sebelum atau di tengah tidurnya. Minimal satu kali dalam seminggu, atau terkadang bisa beberapa hari berturut-turut. Tidak jelas kapan datangnya. Sakitnya juga tidak lama, paling hanya 15 menit atau paling lama 1 jam. Jika diraba, telapak kakinya terasa panas saat keluhan itu datang.

Aku menganggap ini hanya kecapekan dan pegal biasa saja. Toh selama ini bisa teratasi dengan memberikan pijatan beberapa menit sampai ia tertidur kembali. Meski kerap terbangun dan merasa kesakitan dimalam hari, dia tetap ceria ketika kembali memulai hari. Tidak ada keluhan dan dampak secara fisik yang terlihat.

Tapi apakah wajar jika dalam jangka waktu 1 tahun kecapekan ini tidak kunjung hilang? Kejadian merintih dan menangis dimalam hari masih selalu saja terjadi. Takut akan penyakit yang membahayakan, aku langsung mencari informasi terkait masalah ini. Ternyata penyebab sakit kaki yang sering dialami anakku dinamakan dengan growing pains pada masa pertumbuhan.


***


Apa Itu GROWING PAINS?

Growing pains adalah rasa tidak nyaman pada kaki dibagian paha, tulang kering atau belakang lutut, baik itu disalah satu atau keduanya. Growing pains biasanya terjadi pada 2 periode, yaitu ketika anak berusia 3 - 5 tahun dan 8 - 12 tahun. Jangan buru-buru merasa cemas, karena 25 - 40 % anak wajar mengalaminya. Tidak seperti namanya, growing pains sebenarnya tidak selalu terkait dengan pertumbuhan meskipun memang terjadi pada masa pertumbuhan.


Dikutip dari situs parenting.orami.co.id, pernyataan Peter Nieman, seorang dokter anak komunitas Calgary yang ditulis dalam todaysparent.com, mengatakan bahwa kemungkinan besar penyebab growing pains adalah kelelahan otot setelah melakukan aktifitas fisik yang berlebihan.

Hal senada juga ditulis dalam situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penyebab growing pains tidak diketahui secara pasti, tidak terdapat bukti ilmiah bahwa growing pains menganggu proses pertumbuhan dan tidak berkaitan dengan kecepatan pertumbuhan. Diduga growing pains disebabkan aktifitas yang berlebihan dari otot-otot tungkai bawah seperti aktifitas berlari, memanjat, melompat yang menyebabkan nyeri pada otot-otot.


***


Apakah Growing Pains Bisa Diobati?

Mengutip dari haibunda.com, Steven Downshen, MD, dokter spesialis endokrinologi anak di Wilmington, DE, mengatakan bahwa growing pains bukanlah sebuah penyakit. Tidak ada terapi atau pengobatan spesifik untuk menangani kasus ini. Orang tua dapat memberikan terapi sendiri di rumah untuk meredakan sakit pada kaki anak ketika growing pains terjadi, bjsa dengan cara memijat, mengompres dengan air hangat atau memberikan obat pereda nyeri.

Dalam keadaan wajar, growing pains tidak akan berdampak buruk terhadap kesehatan anak. Penting orang tua untuk segera membawa anak ke dokter jika sakit kaki tidak mereda sepanjang malam hingga pagi hari, kaki memerah dan bengkak, atau ketika growing pains sudah mempengaruhi fisik maupun psikis anak. 


***


Beberapa Tips yang Bisa Dilakukan Orang Tua untuk Meringankan Gejala Growing Pains pada Anak

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penanganan pertama saat growing pains terjadi adalah terapi mandiri yang dilakukan oleh orang tua di rumah. Berikut beberapa tips yang biasa aku lakukan untuk menangani sakit kaki yang sering mengganggu tidur anak dimalam hari.


1 Biasakan Tidur Siang

Saat anak memasuki usia bergerak aktif, orang tua tidak bisa sepenuhnya membatasi aktifitas fisik anak. Terlalu ekstrim melarang banyak hal, mungkin saja dapat mengganggu perkembangan motoriknya. Agar anak tidak terlalu lelah, biasakanlah mengajak anak tidur siang sebagai salah satu cara untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak. Selama anak masih terjaga, ia akan selalu bergerak meskipun sebenarnya sudah merasa lelah. Padahal lelah yang berlebihan adalah penyebab utama dari growing pains.


2  Jaga Kaki Anak agar Tetap Hangat

Rasa hangat akan memberikan kenyaman pada kaki anak. Jangan biarkan anak duduk lama di lantai yang dingin. Beri alas karpet atau tikar agar dingin dari ubin tidak langsung mengenai kaki. Setelah mandi sore, pakaikanlah celana panjang hingga ke mata kaki. Saat tidur, gunakanlah selimut atau kaus kaki untuk menahan suhu dingin dari udara malam, terlebih lagi jika menggunakan pendingin ruangan/AC.


Orang Tua Wajib Memijat dan Beri Obat Pereda Nyeri Bila Perlu

Jika anak terbangun dan mulai merintih kesakitan di area kaki, orang tua harus segera memijit dan memberikan obat pereda nyeri bila anak merasakan sakit yang tidak bisa ditahannya. Biasanya aku mengoleskan obat nyeri otot Counterpain (maaf sebut merek) untuk memberikan rasa hangat sambil memijatnya hingga tertidur kembali. Tidak lama, sekitar 15 menit atau 30 menit saja, anak sudah tampak normal kembali.



Itulah penjelasan dan tips mengenai growing pains yang sering terjadi pada anak dalam masa pertumbuhan. Jika ada yang berpengalaman sama, jangan terlalu takut dulu, ya.

Semoga bermanfaat :)

Referensi:
idai.or.id
haibunda.com
parenting.orami.co.id


4 comments

  1. Ohhh oke.. aku jd tau kalo nanti anak2ku memasuki masa2 itu, setidaknya jd ngerti apa yg dilakukan. Kalo dipikir2 as zaman aku msh sekolah, aku inget bbrp kali kaki suka terasa sakit mba. Tp dulu sih mikirnya mungkin Krn aku bnyak naik sepeda dan jalan kaki ke sekolah. Trus menuju sekolahku tanjakan terjal. Jd dulu mah mikirnya Krn capek nanjak :D.

    Biasa diurut doang sih,dan memang agak lumayan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang growing pains ini penyebab utamanya kelelahan otot, bisa jadi karena banyak melakukan aktifitas fisik.
      Obatnya khususnya memang nggak ada, cuma diurut doang sampai hilang sendiri :)

      Delete
  2. dulu anaik2ku masih kecil begitu juga , aku lupa ada semacam jamu cair yang dibalurkan ke kaki, besoknya anak merasa nyaman kembali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah jamu apa tuh Mbak? Kalau inget kasih tau ya Mbak, biar aku olessin juga ke kaki anakku

      Delete

Sebelum komentar, login ke akun Google dulu ya teman-teman. Jangan ada "unknown" diantara kita. Pastikan ada namanya, biar bisa saling kenal :)