No comments

Apakah benar bayi semungil itu bisa mengerti keadaan disekitarnya? Merasakan apa yang orang lain rasakan? Awalnya aku memang meragukan hal ini, hanya membaca artikel ataupun mendengar pengalaman-pengalaman teman, saudara dan orang terdekat. Tapi ternyata itu benar. Aku membuktikannya setelah menjadi seorang ibu.
No comments
Foto; freepik.com

Semuanya tak lagi sama, benar-benar berbeda. Yap itu memang kalimat yang paling tepat. Kehidupan sebelum menjadi seorang ibu sudah hampir tak pernah aku rasakan lagi. Dulu aku bisa tidur pulas sepulas-pulasnya bahkan sampai siang tanpa ada gangguan, makan dengan santai sambil nonton dan bersenda gurau dengan suami, jalan-jalan kapanpun dan kemanapun aku suka, masak atau nggak terserah aja sesuai mood dan banyak hal santai lainnya yang terkadang aku masih mengeluh dan merasa capek.
No comments

Umur segini nih masa-masa yang paling menggemaskan. Udah banyak kepandaian baru. Udah bisa duduk sendiri walaupun masih goyang, udah bisa main dan jalan-jalan di baby walker, bisa teriak-teriak dan ngoceh-ngoceh dengan bahasa bayi yang bundanya nggak ngerti sama sekali, kalau digelitikin udah bisa cekikikan, mainannya direbut langsung nangis, diajak ngaca kegirangan, kalau mandi suka main air, masih banyak lagi yang lain kalau ditulisin bisa panjang banget, haha. Lucu deh pokoknya.