Pentingnya Rayakan Ulang Tahun Anak, Lakukan Tips Ini Agar Parayaan Tidak Menjadi Beban

Ulang tahun anak

Orang tua pasti memiliki cara pengasuhan masing-masing yang dirasa paling tepat. Bukan hanya tumbuh kembang saja yang bersifat unik, namun pola asuh ini juga berbeda antara satu dengan yang lainnya. Termasuk dalam urusan merayalan ulang tahun anak. Ada yang menganggap tidak masalah bila tidak dirayakan, namun banyak pula yang ingin mengadakan momen spesial demi membahagiakan sang anak. Apa pun itu, tentu orang tua memiliki pertimbangan masing-masing.


Saya termasuk orang tua yang memilih merayakan ulang tahun anak. Tidak perlu pesta raya, yang penting bermakna.


Tanggal 19 September lalu, anak pertama saya berulang tahun yang ke-5. Antusias sekali ia, bahkan sejak sebulan sebelumnya. Menghitung hari demi hari berharap saat itu segera tiba. Berbeda sekali ketika  masih berusia lebih muda, hanya orang tuanya saja yang antusias, sedangkan ia tampak biasa. 


Perbedaan sikap ini menyimpulkan bahwa semakin bertambah usia anak, maka semakin mengerti pula ia dengan hari ulang tahunnya. Ditambah lagi teknologi saat ini memudahkan anak untuk melihat kehidupan anak lainnya, tidak terkecuali dalam perayaan ulang tahun. Atau mungkin anak pernah diundang mengunjungi acara ulang tahun temannya. Secara tidak langsung, sebuah konsep akan tertanam dalam pikiran anak bahwa ulang tahun adalah waktu diadakannya perayaan. Ada kue, balon dan kado. 


Baca juga: Keuntungan dan Tantangan Memiliki Anak dengan Jarak Usia Dekat




Manfaat Merayakan Ulang Tahun Anak

Manfaat merayakan ulang tahun anak
Tingkatkan ikatan keluarga dengan perayaan ulang tahun anak

Ternyata, merayakan ulang tahun anak bukan hanya sebatas ingin atau tidaknya orang tua, namun banyak manfaat positifnya bagi psikologis anak bahkan orang tua itu sendiri. Merangkum dari pengalaman dan beberapa artkel sumber, berikut 5 manfaat tersebut.


Anak Merasa Disayangi

Sudah jelas, hal pertama yang dirasakan anak adalah merasa disayangi, diperhatikan dan dipedulikan oleh orang tua. Ini juga akan meningkatkan rasa percaya diri anak. Anak yang sudah memahami hari ulang tahun, pasti ingin sekali merasakan momen yang sama seperti teman-teman atau anak lain yang pernah ia lihat. Kepekaan terhadap kehidupan sosial disekitarnya pasti berpotensi menimbulkan kekecewaan apabila anak tidak mendapat perlakuan yang sama. Pemikiran sederhana anak akan dengan mudah menyimpulkan bahwa orang terdekatnya, terutama orang tuanya, tidak menyayanginya apabila tidak ada perayaan apa-apa.

 

Meningkatkan Ikatan Keluarga

Berkumpulnya seluruh anggota keluarga ketika merayakan ulang tahun anak pasti meningkatkan ikatan satu sama lain. Seluruh perhatian terpusat hanya kepada acara, mulai dari mempersiapkan, menyanyikan lagu, tiup lilin, potong kue, mengucapkan harapan, hingga sesi foto-foto bersama. Interaksi dan kedekatan ini sangat berperan dalam menciptakan kehangatan keluarga. 


Memperlihatkan Bahwa Anak Semakin Besar

Anak-anak tentu belum paham apa yang dinamakan bertumbuh dan berkembang. Nah,  merayakan ulang tahun dapat menjadi patokan anak untuk menandakan bahwa ia semakin besar. Ini sangat memudahkan orang tua untuk mengajarkan hal baru yang bisa dikaitkan dengan pertambahan usia anak. Misalnya ketika anak keduaku disapih. Memberi sugesti sebulan sebelumnya untuk tidak menyusu lagi ketika usianya sudah 2 tahun, berhasil dengan sempurna berkat perayaan ulang tahun yang sengaja diberi banyak dekorasi angka dua. Hari itu juga, ia bisa menahan diri untuk tidak menyusu karena sadar bahwa usianya sudah 2 tahun.


Menciptakan Momen Indah

Merayakan ulang tahun mungkin tidak akan lebih dari 60 menit bila hanya dihadiri oleh keluarga serumah dan bersifat sederhana. Namun maknanya, kesannya dan kehangatannya akan diingat hingga berpuluh-puluh tahun lamanya. Aku saja yang berusia 31 tahun, masih mengingat perayaan ulang tahun ketika masih kecil dulu. Memang tidak detail, namun kebahagiaannya masih bisa terasa. Ditambah lagi dengan foto-foto yang disimpan dengan baik, hanya dengan melihatnya, pasti momen indah itu kembali hadir membawa kenyamanan tersendiri.


Kelegaan Hati Orang Tua

Orang tua bisa memberi salah satu hal terbaik pada anak melalui perayaan ulang tahun. Bukan hanya anak yang melihat perayaan ulang tahun orang anak lain, namun orang tua juga pasti mengetahuinya. Sehingga muncul keinginan untuk memberikan hal yang sama. Umumnya alasan orang tua adalah demi membahagiakan anak. Ya, meski hanya untuk satu alasan tersebut, dengan terlaksanakannya perayaan ulang tahun anak, akan memberi kelegaan pada hati orang tua karena apa yang diinginkannya terwujud. Bila keinginnan itu tidak terealisasi, orang tua pasti merasakan kekecewaan yang bisa saja lebih dalam dari anak. 




Tips Merayakan Ulang Tahun Anak Agar Orang Tua Tidak Merasa Terbebani

Tips merayakan ulang tahun anak
Dekorasi sederhana untuk perayaan ulang tahun anak

Merayakan ulang tahun anak tentu membutuhkan modal untuk mempersiapkan acaranya. Bukan hanya berupa materi, waktu pun harus disediakan oleh orang tua. Materi mungkin tidak menjadi masalah bagi keluarga kaya, atau menyediakan waktu mungkin juga bukan hal sulit bagi orang tua yang tidak begitu sibuk. Namun bila itu dibalik, tentu menjadi beban tersendiri yang memberatkan orang tua untuk mengadakan perayaan ulang tahun anak. Walau sebenarnya mereka ingin.


Berhubung saya adalah tipe ibu yang memperhitungkan banyak hal, maka sebisa mungkin perayaan ulang tahun anak tidak menimbulkan kemubaziran. Tetap mengedepankan maknanya, alih-alih mengeluarkan budget fantastis. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua agar merasa lebih "enteng" dalam mempersiapkan perayaan ulang tahun anak.


1. Merayakan Bukan Berpesta

Orang tua harus paham dulu bahwa merayakan ulang tahun bukan berarti harus mengadakan pesta dengan tamu undangan, hidangan makanan dan souvenir menggemaskan. Saya pribadi lebih setuju bila momen ulang tahun anak dirayakan dengan cara yang sederhana namun sarat makna. Hanya ada empat hal yang wajib ada, yaitu kue ulang tahun lengkap dengan lilin, kado, dekorasi seperlunya dan kehadiran keluarga inti. Jadi selain yang empat itu saya anggap sunah, tidak ada juga tidak apa :)


2. Pertimbangkan Usia Anak

Saya dulu sempat dilema ketika anak pertama saya akan berusia 1 tahun. Di tengah ramainya orang tua yang merayakan ulang tahun pertama anak mereka secara besar-besaran, saya malah meragukan keefektifitasan perayaan tersebut. Bukannya menyalahkan atau tidak mampu melakukan hal serupa, namun saya lebih melihat ke sisi kebutuhan anak. Kadang ada anak yang menangis sepanjang acara karena terganggu dengan kebisingan atau takut pada badut yang diundang mengisi acara. 


Sejak itu, saya lebih memilih merayakan sederhana saja ulang tahun pertama anak di rumah, bahkan tanpa kado. Cukup ada kue dengan lilin dan dekorasi kecil. Paling ketertarikan anak hanya pada cahaya lilin saja. Benar tidak? Nah, sebaiknya orang tua perlu melihat kebutuhan anak. Kapan harus dirayakan dengan sederhana, kapan harus dirayakan lebih meriah. Kembali lagi, dalam perayaan ulang tahun anak, tetap utamakan maknanya.


3. Beri Kado Berupa Barang Kebutuhan Anak

Yang satu ini adalah trik jitu saya agar kado yang diberikan tidak sia-sia. Saya suka kesal ketika memberi kado mahal karena mengikuti kemauan anak, malah hanya dimainkan sebentar saja. Namun sebagai orang tua, saya juga tidak ingin memaksakan kemauan kepada anak, terutama di momen ulang tahunnya. Inginnya, apa yang dikadokan bisa memberi manfaat sebesar-besarnya untuk anak dan tentunya juga disukai anak.


Untuk menyiasati hal ini, saya tidak lagi bertanya apa yang diinginkan anak, namun mengarahkan kemauan anak untuk menyukai kado yang sudah saya tetapkan sebagai target. Kado tentu hatus sesuai dengan kebutuhan anak agar dapat memberikan manfaat maksimal. Misalnya anak sedang suka menggambar. Maka pilihan untuk memberi kado alat mewarnai pasti sesuai dengan kebutuhannya. Jadi, saya akan memperlihatkan sesering mungkin berbagai gambar menarik dari krayon atau pensil warna agar perhatiannya fokus hanya pada barang ini. Bisa pula dibumbui dengan cerita temannya yang sudah memiliki alat mewarnai lengkap seperti di gambar. Dijamin, ketika ditanya mau kado apa, anak akan menjawab alat gambar!


4. Dekorasi dan Kue Tidak Harus Mahal

Saya menanyakan kue ulang tahun seperti apa yang abak saya inginkan saat ulang tahunnya kemarin. Jawabannya sungguh di luar dugaan. Bukannya mengharapkan sajian kue ulang tahun rasa cokelat berukuran besar dengan hiasan menawan, ia malah menginginkan cokelat warna-warni dengan pegangan seperti lolipop. Harganya pun tidak lebih dari 10 ribu rupiah. Pernah juga meminta dibuatkan puding oreo saja karena itu adalah cemilan favoritnya. Saya menyimpulkan bahwa kue mahal tidak menjamin anak menyukainya, meski dari segi rasa sudah pasti memanjakan lidah. Bagi anak, yang penting kuenya meriah, berwarna warni dan manis. Apalagi ibu memiliki kemampuan dan waktu memasaknya sendiri, tentu biaya yamg dikeluarkan dapat ditekan.


Dekorasi ruangan dapat menambah kemeriahan. Umumnya terdiri dari tulisan Selamat Ulang Tahun, nama, angka sesuai usia, balon warna warni dan sentuhan tirai rumbai. Meski banyak, namun harganya sangat terjangkau. Memanfaatkan situs e-commers, saya bisa mendapatkan itu semua hanya dengan harga 28 ribu saja. Rumah sudah terlihat penuh dan lebih hidup. Pernah juga tulisan Happy Birthday yang ditempel di dinding hanya di-print pada kertas HVS. Ini juga tidak kalah meriah dan anti ribet. Intinya, dekorasi ciamik bisa kok dibuat dengan budget minim. Jadi sesuaikan dengan keuangan keluarga agar tidak oleng hanya katena dekorasi perayaan ulang tahun anak.


5. Bila Ingin Mengundang Teman, Pilih Tempat Makan yang Menyediakan Paket Ulang Tahun

Ada masanya anak meminta dirayakan ulang tahunnya dengan mengundang teman. Begitu pula orang tua, mungkin ada pula yang menginginkan hal serupa setidaknya sekali. Namun nyatanya, memilih rumah sebagai lokasi perayaan akan membuat orang tua lebih sibu. Apalagi keluarga yang tidak menggunakan jasa ART. Semuanya harus dikerjakan sendiri, mulai dari membereskan rumah, mendekorasi, mencari pengisi acara, menyiapkan bingkisan kecil untuk di bawa pulang oleh teman-teman, hingga makanan yang hendak disajikan. Selesai acara pun, orang tua juga harus mengemasi rumah kembali.


Dari pada sibuk dan ujungnya kelelahan, lebih baik merayakan ulang tahun anak di tempat-tempat makan kesukaan. Biasanya ada paket ulang tahun yang sudah termasuk penyediaan tempat, dekorasi, makanan, souvenir dan pengisi acaranya. Pokoknya anak dan orang tua tinggal datang saja di hari H dan terima beres. Tidak ada beban mempersiapkan dan beres-beres dan sebagainya karena sudah ada pihak ketiga yang menuntaskan tugas tersebut.



Baca juga: Perhatikan 5 Hal Ini Dalam Memilih Mainan Anak, Orang Tua Jangan Asal Beli!


Bagi saya, suami dan anak-anak, merayakan ulang tahun adalah tradisi atau kebiasaan dalam keluarga yang wajib dirayakan. Tidak peduli sesederhana apa pun acara yang kami adakan, namun kami sangat merasakan ikatan emostional yang kuat di dalamnya. Anak-anak bahagia, orang tua pun juga lebih bahagia menyaksikan anak-anak mereka bahagia.


Bagaimana, adakah yang juga merasakan manfaat merayakan ulang tahun anak seperti saya? Setuju dengan tips-tips ala saya? Bila ada tambahan, share, yuk, di kolom komentar. Agar bisa menjadi referensi bagi yang lain :) 


Semoga bermanfaat.

2 comments:

  1. Mungkin Krn aku besar di keluarga yang memang tidak sering merayakan ultah, jadinya aku ngerasa sia2 ngerayain ultah anak mba. Tapiiii suami sebaliknya. Dia besar di keluarga yang memang stiap tahun selalu merayakan ultah even sampe mereka besar. Jadi pas anakku lahir, si papinya yg semangat ngadain hahahaha.

    Tapi anak2 rasanya nurunin gen maminya yang ga terlalu suka kalo hrs kumpul2 dengan banyak orang . Makanya semakin gede, si Kaka udah ga minta lagi dirayain ultah. Justru dia cuma minta kado langsung :D. Kayak sebelum pandemi kemarin 2017, si Kaka minta kadonya traveling ke jepang. Dan aku turutin, Krn pada dasarnya kami keluarga pejalan. Justru kado yang begitu, yg aku suka 😄. Jadi ada alasan untuk jalan2 lagi bareng anak2 dan suami :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kado juga salah satu cara ngerayain ulang tahun, Mbak. Berarti sudah dirayain dan meninggalkan kesan positif. Keluarga jadi ngumpul, anak-anak pun senang.

      Kalau aku pribadi juga lebih suka ngerayainnya sederhana saja. Sekeluarga cukup. Kalau ngumpul lengkap gitu rasanya hangat.

      Delete

Sebelum komentar, login ke akun Google dulu ya teman-teman. Jangan ada "unknown" diantara kita. Pastikan ada namanya, biar bisa saling kenal :)