7 Alasan Mengapa Banyak Orang Tertarik Kerja di Australia

No comments

Seperti yang kita tahu, Australia sudah lama menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pencari kerja dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Dengan gaya hidup yang seimbang, peluang karier yang luas, serta lingkungan multikultural, tidak heran banyak orang rela menempuh ribuan kilometer demi bekerja di Negeri Kanguru ini.


7 Alasan Mengapa Banyak Orang Tertarik Kerja di Australia

Mungkin kalau ada kesempatan dan memungkinkan, saya tidak keberatan bila nanti pindah ke Australia mendampingi suami bekerja di sana, atau saya juga ikut bekerja. Melihat dari pengalaman orang-orang atau content creator yang membagikan pengalaman mereka bagaimana suasana hidup di sana, terlihat sangat damai, tenang, dan teratur.


Baca juga: Tips Mencari Rumah Kontrakan (Berdasarkan Pengalaman)


Untuk lebih detailnya, mana tahu teman-teman memiliki rencana atau keinginan untuk bekerja di Australia, berikut 7 alasan utama kenapa negara ini layak menjadi incaran.


1. Gaji Tinggi dan Standar Hidup Baik

Tahukah teman-teman kalau Australia termasuk negara dengan rata-rata gaji tertinggi di dunia. Upah minimum nasionalnya pun relatif besar dibandingkan banyak negara Asia. Bahkan menurut data Statista, rata-rata gaji bersih bulanan tertinggi di kawasan Asia-Pasifik pada 2023 dimiliki oleh Australia. Negeri ini memiliki gaji bersih dengan rata-rata US$4.172 atau Rp67,95 juta per bulan (kurs Rp16.310). Jika dihitung per tahun, sekitar Rp815 juta (Sumber: detik.com).


Bagi pekerja migran, hal ini tentu menjadi daya tarik utama karena pendapatan bisa jauh lebih tinggi dari negara asal. Meski biaya hidup juga cukup tinggi, tetap masih dirasa lebih seimbang dan pantas.


2. Kesempatan Kerja di Berbagai Bidang

Kebutuhan tenaga kerja di Australia cukup besar, terutama di sektor kesehatan, konstruksi, pertanian, perhotelan, hingga teknologi. Banyak program kerja sementara (working holiday) atau kontrak kerja yang terbuka bagi tenaga kerja asing, sehingga peluangnya lebih luas. Memiliki backgorund pendidikan apa pun, masih punya peluang untuk mendapatkan pekerjaan di sini.


3. Lingkungan Multikultural dan Ramah Migran

Australia dikenal sebagai salah satu negara dengan masyarakat multikultural. Orang dari berbagai latar belakang hidup berdampingan, sehingga pekerja asing tidak merasa terlalu terasing. Pemerintah dan perusahaan juga umumnya mendukung keberagaman.


Tak heran muncul banyak sekali perkumpulan atau komunitas orang-orang dari negara tertentu, termasuk perkumpulan orang Indonesia di Australia. Sehingga kalau ada yang dibutuhkan, terutama oleh perantau baru, bisa bertanya atau dibantu oleh yang sudah lebih dulu tinggal di Australia.


4. Pendidikan dan Pelatihan Berkualitas

Bagi yang ingin melanjutkan studi sambil bekerja, Australia punya sistem pendidikan yang sangat baik. Banyak orang memilih kuliah di Australia karena bisa bekerja paruh waktu, sekaligus menambah pengalaman internasional yang berharga. Atau kalau maunya langsung kerja, juga ada informasi lowongan kerja di Australia dan pendampingannya yang di-share melalui berbagai media. Misalnya teman-teman yang ingin berkonsultasi mengenai apa saja yang dibutuhkan atau persiapan untuk bekerja di Australia, searching saja, nanti akan muncul berbagai channel atau aksesnya.


5. Keseimbangan Hidup dan Kerja (Work-Life Balance)

Budaya kerja di Australia umumnya menghargai waktu pribadi. Siapa yang tidak mengidamkan kehidupan seperti ini? Jam kerja lebih teratur, lembur tidak berlebihan, dan akhir pekan biasanya benar-benar digunakan untuk keluarga atau rekreasi.


Mengingat banyak sekali orang yang stres dengan pekerjaannya, keseimbangan hidup menjadi hal yang patut diupayakan. Namun, kenyatannya tidak di semua negara dan tempat kerja yang mendukungnya. Masuk akal bila alasan membahagiakan satu ini menjadi daya tarik bagi banyak orang untuk memilih kerja di Australia.


6. Keindahan Alam dan Kualitas Hidup Tinggi

Selain peluang kerja, faktor gaya hidup juga memengaruhi. Australia terkenal dengan pantai indah, kota modern yang nyaman, serta kualitas udara dan lingkungan yang baik. Banyak pekerja asing merasa betah karena bisa menikmati keindahan alam sekaligus fasilitas kota besar. Bayangkan saja, sudahlah didukung untuk work-life balance, negaranya juga memfasilitasi warga agar dapat menikmati waktu libur dengan masimal dengan penataan kota yang menyehatkan fisik dan mental.


7. Peluang Permanent Residency (PR)

Bagi sebagian orang, bekerja di Australia adalah langkah awal menuju status tinggal permanen. Jika memenuhi syarat, pengalaman kerja di Australia bisa menjadi modal untuk mengajukan PR yang membuka akses ke layanan kesehatan, pendidikan, dan jaminan sosial lebih lengkap.


Sebagai informasi, tinggal tetap atau permanent residency merujuk pada status visa seseorang, di manaia diperbolehkan untuk menetap tanpa batas waktu dalam suatu negara, tapi bukan warga negara tersebut. Seseorang dengan status tersebut dikenal sebagai penduduk tetap atau permanent resident. Bila menjadi permanent resident di Australia, dapat merasakan berbagai manfaat yang diberikan oleh pemerintahnya.


Baca juga: Plus-Minus Tinggal di Jakarta


Bekerja di Australia bukan hanya soal mencari gaji tinggi, tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan pengalaman internasional, menikmati gaya hidup seimbang, hingga membuka peluang tinggal permanen. Tak heran, Australia tetap menjadi magnet bagi para pencari kerja dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.


Semoga bermanfaat.

No comments

Sebelum komentar, login ke akun Google dulu ya teman-teman. Jangan ada "unknown" diantara kita. Pastikan ada namanya, biar bisa saling kenal :)