Header Ads

Hari Gini Belum Nabung? Rugi! #Inspirasi Ayo Menabung


Hari gini belum nabung? Hellooo hidup itu berat kawan. Tidak selamanya kemewahan yang kita miliki sekarang akan kekal, tidak selamanya kesehatan yang kita rasakan akan tetap tinggal, ada waktunya semua akan berubah. Yap kira-ki┼Ľa begitulah deskripsi singkat kehidupan ini. Oke sebelum semuanya terlambat dan meninggalkan penyesalan, yuk bekali diri dengan menabung. Sadarkan dulu diri kita akan pentingnya menabung. Bayangkan jika sewaktu-sewaktu terjadi hal yang tidak diprediksi sebelumnya seperti di PHK, sakit, usaha bangkrut, biaya sekolah anak meningkat dan masih banyak masalah lainnya. Kalau kita tidak punya persiapan apa-apa, bisa puyeng kan? Nah mulailah menabung dengan langkah yang kecil terlebih dahulu seperti menyisihkan Rp. 2.000,- sehari dan dimasukkan kedalam kaleng atau celengan. Biasakan terus sampai diri sendiri merasa enjoy dengan aktifitas menabung. Nanti baru deh ditingkatkan levelnya. Kalau tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi?

Sedari kecil kita sudah diajarkan menabung oleh orang tua, guru di sekolah ataupun orang dewasa lainnya. Kenapa? Karena penting. Tidak ada alasan lain. Sampai ada juga kan lagunya "bang bing bung yuk kita nabung, tang ting tung hei jangan dihitung, tau-tau kita nanti dapat untung". Walaupun saat kita masih kecil hanya mengerti kalau menabung itu sebatas memasukkan uang ke celengan dan nanti kalau sudah penuh bisa jajan apa saja yang kita inginkan, tapi itu adalah dasar dan bekal kita nanti saat dewasa untuk menabung. Orang yang dari kecil terbiasa menabung, maka otomatis sampai besar pun tidak akan sulit menyisihkan uangnya untuk ditabung.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga keuangan agar tidak selalu habis dan terbuang percuma. Semua orang pastinya menginginkan harta benda yang dimiliki saat ini akan selalu tetap bertambah dan semakin berkembang. Pekerja kantoran pun yang sudah memiliki penghasilan tetap akan selalu mencari cara lain diluar jam kerjanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan mengingat biaya hidup yang selalu meningkat. Sangat banyak rencana jangka pendek bahkan jangka panjang yang membutuhkan dana tabungan kita. Kalau kita sendiri tidak pintar mengelolanya, hanya akan menunggu waktu harta yang kita miliki sekarang akan semakin berkurang. Yuk menabung dan kelola keuangan kita dengan bijak sebelum terlambat.

Berikut ada beberapa tips yang bisa mendorong niat baik kita untuk menabung semakin mantap. Cus dibaca.

1. Sesuaikan gaya hidup.
Bergaul dengan siapa saja memang tidak dilarang, tapi yang perlu diwaspadai adalah tanpa disadari kita sering kali terbawa arus dengan gaya hidup orang lain. Jika menurut mereka nongkrong di mall setiap pulang kerja adalah hal yang wajar dan tidak mengusik keuangan, belum tentu hal yang sama terjadi juga pada kita. Mentang--mentang ingin dicap gaul dan ingin dipandang sebagai orang berada kita memaksakan diri untuk mengikuti gaya hidup orang lain. Ukurlah besarnya pendapatan dengan pengeluaran secara bijak. Tidak ada ruginya mengurangi pengeluaran untuk hal-hal yang tidak penting. Misalnya mengurangi nongkrong-nongkrong cantik menjadi dua kali seminggu saja atau satu kali saja saat weekand. Toh kita masih tetap bisa gaul kan? Atau yang biasanya sering kepancing beli handphone saat melihat teman pamer handphone barunya, mulai sekarang tahan-tahanlah hasrat yang merugikan itu. Selama handphone yang kita miliki masih bisa memenuhi kebutuhan komunikasi, kerja atau yang lainnya, kenapa harus diganti? Kegunaannya masih sama juga kan? Dengan begini secara tidak langsung sudah banyak pundi-pundi uang yang tetap tersimpan direkening. 

2. Buatlah daftar pemasukan dan pengeluaran per bulan.
Membuat catatan pemasukan dan pengeluaran per bulan akan membuat kita tahu seberapa boros atau tidaknya kita selama ini. Terkadang kita heran kok dengan gaji yang nominalnya lumayan besar malah selalu habis dan tidak ada sisa untuk ditabung. Nah pas dibuat daftar pengeluaran dan dihitung baru deh sadar tuh duit gaji selama ini kemana saja. Dengan mengetahui kesalahan dalam mengelola uang, bisa menjadi evaluasi agar bulan berikutnya pemborosan itu tidak terjadi lagi. Sekarang juga banyak aplikasi yang memberikan fasilitas untuk mengelola keuangan seperti ini yang bisa didownload secara gratis. Jadi tidak ada alasan lagi ya untuk malas nulis, kan tinggal ketik-ketik, pencet-pencet, geser-geser saja. 

3. Carilah passive income.
Apa hubungannya dengan menabung? Ada lah. Pertama, waktu yang biasanya digunakan untuk berfoya-foya bisa digantikan dengan kesibukan mencari penghasilan tambahan. Kedua, tabungan bertambah dong pastinya. Selagi masih muda cobalah berpikir kreatif untuk mencari penghasilan lain selain pekerjaan utama. Bisa melalui hobi seperti photografer, menulis atau jualan online. Apalagi zaman sekarang sudah banyak fasilitas yang mendukung. Yang pastinya waktu libur akan terisi dengan hal yang lebih bermanfaat. Disaat orang lain shooping di mall ngeluarin duit, kita malah menghasilkan duit. 

4. Jika tidak bisa mengontrol, jangan gunakan layanan mobile banking atau internet banking.
Tidak dipungkiri jika layanan yang satu ini sangat membantu untuk melakukan transaksi keuangan diamanapun dan kapanpun selama ada akses internet dan pulsa. Tapi tahukah anda? Ini sangat berbahaya untuk sebagian orang khususnya ibu-ibu bermata jeli yang selalu berbinar-binar saat melihat diskonan di toko online. Bayarnya pakai apa coba kalau bukan pakai layanan yang dua ini. Jika memang penggunaan mobile banking dan internet banking tidak diperlukan untuk menjalankan aktifitas sehari-hari apalagi ibu rumah tangga dan malah nantinya akan membuat rekening semakin kosong, mending pikir-pikir dulu deh. Jika memang ada kebutuhan transfer yang sangat penting dan mendesak, bisa menggunakan ATM terdekat saja. Secara tidak langsung ini akan menahan hasrat untuk berbelanja online yang tidak terlalu penting karena pastinya kita akan malas keluar rumah untuk mencari ATM. 

5. Investasi.
Investasi merupakan penanaman aset atau dana sebagai upaya untuk mengembangkan harta yang dimiliki saat ini. Sebelum berinvestasi pastikan terlebih dahulu tujuannya untuk apa supaya bisa ditentukan investasi jenis apa yang cocok untuk dilakukan. Selain itu jumlah modal yang dimiki serta resikonya juga wajib untuk diperhitungkan. Ada berbagai macam jenis investasi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan seperti menyimpan emas, properti, reksadana, deposito, asuransi, saham dan masih banyak lagi yang lainnya. Sekarang ini sudah banyak fasilitas yang memudahkan kita untuk berinvestasi bahkan dengan modal minim. Dulu investasi identik dengan orang-orang kaya yang memiliki uang dan harta berlebih, tapi sekarang hal tersebut sudah tidak berlaku lagi. Semua orang bisa berinvestasi bahkan dengan cara yang memudahkan. 

6. Beberapa cara menarik dan ringan untuk menabung.
  • Menabung dengan nominal yang sama.
Sisihkanlah nominal uang yang paling disukai. Misalnya jika menyukai uang dengan nominal Rp. 20.000,- maka setiap kali mendapatkannya masukkanlah ke celengan. Bisa didapatkan dari kembalian belanja, dari amplop bonus tahunan atau dari mana saja. Dengan begini pasti ada kesenangan tersendiri melihat celengan kita penuh dengan uang berwarna yang paling kita suka.
  • Menabung dengan nominal yang meningkat setiap harinya.
Niatkanlah memulai menabung dengan nominal kecil, bahkan kita pun tidak keberatan jika kasir menukarnya dengan permen atau malah tidak memberikannya sama sekali. Misal hari ini kita menabung Rp. 100,- yang pastinya tidak akan membebani sama sekali. Lanjutkan esok hari dengan meningkatkan nominalnya menjadi Rp. 200,- dan besoknya lagi Rp. 300,-. Begitu seterusnya sampai batas waktu yang diinginkan. Jika satu tahun penuh melakukan ini, hasilnya lumayan kan?
  • Memberikan hukuman pada setiap kesalahan yang dilakukan.
Manusia pasti tidak pernah luput dari kesalahan. Hukumlah diri sendiri dengan memasukkan nominal uang ke dalam celengan setiap melakukan kesalahan. Misalnya kita memiliki kebiasaan buruk yang susah dihilangkan. Setiap melakukan kebiasaan buruk tersebut masukkanlah Rp. 20.000,- ke dalam celengan. 
  • Menabung non stop dalam batas waktu yang ditentukan.
Tekadkan hati untuk menabung tanpa jeda selama beberapa waktu dan sebagai hukumannya jika terlewat satu hari maka harus diulang dari hari pertama kembali. Misalnya awal tahun ini tanggal 1 Januari sampai akhir bulan maret ditetapkan sebagai batas waktu menabung. Nah jika pada tanggal 31 Januari lupa untuk memasukkan uang ke celengam, maka harus diulang lagi tanggal 1 Februari sebagai hari pertama dan akhir April sebagai batas akhirnya. Nominalnya silahkan tentukan sendiri sesuai kemampuan dan kenyamanan. Boleh juga dengan nominal yang sama atau nominal yang meningkat setiap harinya. Menarik bukan?
  • Berkeinginan memiliki sesuatu
Jika biasanya kita sangat mudah mengeluarkan uang demi membeli barang yang disuka saat itu juga, rubahlah kebiasaan ini. Jika memang barang yang akan dibeli tidak terlalu dibutuhkan dalam waktu dekat maka menabung terlebih dahulu sebelum membelinya adalah pilihan yang tepat. Semakin besar nominal yang dimasukkan ke celengan setiap harinya maka semakin cepat pula barang yang diinginkan akan didapat. 

7. Beberapa cara memaksa diri untuk menabung.
  • Apapun yang terjadi sisihkan 10% penghasilan diawal bulan untuk ditabung.
Setiap menerima gaji, langsung sisihkan 10% nya untuk ditabung. Kenapa 10%? Karena memang seginilah jumlah idealnya. Membuka rekening baru khusus untuk menabung bisa menjadi solusinya. Jadi setiap awal bulan bisa mentransfer ke rekening tabungan tersebut. Jangan sampai memilih menabung diakhir bulan karena belum tentu kita bisa mengontrol pengeluaran dan menyisakan 10% dari penghasilan.
  • Memanfaatkan layanan auto debet di bank.
Nah yang satu ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk orang-orang yang ingin menabung tapi tetap susah mengontrol pengeluaran. Setiap bulannya bank akan memotong uang direkening secara otomatis sesuai dengan nominal yang disepakati dalam jangka waktu tertentu yang nantinya semua potongan tersebut akan diserahkan kembali kepada kita. Karena terpotong otomatis maka tidak ada alasan lagi untuk mengelak kan? Sesuaikanlah potongan yang akan dilakukan bank dengan pengeluaran per bulan. 
  • Ambil cicilan.
Mengambil cicilan properti, kendaraan atau barang lain yang dibutuhkan akan membuat uang dalam rekening terkontrol karena ada tanggung jawab setiap bulannya yang harus dibayarkan. Kalau tidak dibayar bisa berurusan sama debt collector dong pastinya, mau? Tentu tidak bukan? Positifnya, dengan mengambil cicilan kita akan mendapatkan sesuatu yang sangat berharga pada akhirnya dan uang pun tidak akan terbuang untuk hal yang tak penting.

8. Bersedekahlah. 
Janganlah menjadi manusia sombong dan tidak mau menolong sesama. Ingatlah di dalam setiap rezeki yang kita dapatkan ada hak orang lain disana. Sedekahkanlah sebagian kecil pendapatan yang kita terima. Menabung untuk akhirat sangat penting untuk menunjang kehidupan kita di dunia. Dengan bersedekah harta akan menjadi bersih dan ada berkah Tuhan yang akan menjaganya. Misal kita terkena sakit, pasti akan ada pengeluaran yang akan terjadi kan? Atau malahan bisa menguras seluruh tabungan. Nah penyakit ini datangnya dari siapa kalau bukan Tuhan? Makanya carilah keberkahan disetiap sen harta yang kita miliki.

Jika berbicara masalah uang, tabungan, rekening, investasi dan sebagainya pasti akan erat hubungannya dengan bank. Apalagi di zaman yang serba maju sekarang ini, mungkin hampir seluruhnya orang di dunia memiliki nomor rekening bank. Bahkan transaksi keuangan pun sudah banyak yang melalui transferan saja. Tapi tidak bisa dipungkiri masih ada beberapa orang yang memilih menyimpan harta bendanya dirumah. Padahal alih-alih aman, sebenarnya menyimpan seluruh harta dirumah sangat beresiko. Makanya pilihlah bank yang sudah terdaftar di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar uang aman, hatipun tenang. Berdasarkan fungsinya LPS akan menjamin simpanan nasabah penyimpan dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai dengan kewenangannya. Dengan adanya LPS, jangan ragu lagi ya untuk mengakrabkan diri dengan bank. Ayo semangat menabung!

No comments